Pangandaran Jadi Tuan Rumah POPWILDA III Jabar

19/05/2017 0 Comments
Pangandaran Jadi Tuan Rumah POPWILDA III Jabar

Pertandingan pencak silat dalam ajang POPWILDA III Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) III Jawa Barat di Kabupaten Pangandaran yang berlangsung dari Senin hingga Kamis, 15-18 Mei 2017, diikuti oleh ratusan atlet dari tujuh kota/kabupaten, yakni Kabupaten Indramayu, Cirebon, Kotamadya Cirebon, Kabupaten Kuningan,  Sumedang, Majalengka dan Kabupaten Pangandaran.

Pada POPWILDA wilayah III Jabar tersebut, sebanyak 865 atlet dari berbagai cabang olahraga ikut dalam kompetisi cukup bergengsi tersebut. Sementara itu, cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain  Bola volly, Bulutangkis, Tenis Meja, Bola Basket, Tenis Lapang, Sepak Bola, Sepak Takraw dan Pencak Silat.

Sementara itu, dari cabang olahraga pencak silat, Kabupaten Pangandaran melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) mengirimkan 18 atlet yang terdiri dari 9 putri dan 9 putra. Pada awal babak penyisihan partai ke 30, dari 40 partai semua kategori, delegasi Kabupaten Pangandaran berhasil lolos 4 atlet pada kategori tanding kelas putri A dan B, tanding kelas putra C dan tanding kelas putra E.

Hendar Suhendar, Ketua IPSI Kabupaten Pangandaran, mengatakan, melalui kesempatan pertandingan tersebut para atlet pangandaran memiliki peluang untuk mengasah kemampuan yang sebenarnya. Meskipun baru pertama kali mengikuti pertandingan yang resmi, namun para atlet mampu beradaptasi degan atlet daerah lainnya.

“Walaupun baru pertama kali ikut pertandingan resmi, mudah-mudahan ada yang bisa lolos menjadi juara. Untuk target belum bisa kita pastikan, minimal ada yang bisa lolos,” kata Hendar diarena pertandingan kepada Koran HR, Senin (15/05/2017) lalu.

Hendar menilai, keberanian para atlet dari Pangandaran sudah ada yang terlihat, tinggal bagaimana untuk pembinaan ke depannya. Menurutnya, melalaui ajang ini juga merupakan salah satu bentuk upaya mengenalkan para atlet ke luar dengan berinteraksi dengan kabupaten/kota yang memang sudah lama pembinaan atletnya.

“Minimal kita mengenalkan para atlet untuk bisa beradaptasi dalam pertandingan. Kalau dari keberanian, mereka sudah mampu. Tinggal pengalaman dalam bertanding yang perlu terus dilatih lagi,” pungkas Hendar.

Di tempat yang sama, salah satu pelatih asal Kabupaten Majalengka, Nurajin, mengatakan, pihaknya mengirimkan sebanyak 28 atlet dan 5 pelatih dari olaharaga pencak silat. Sementara itu, dari babak penyisihan, atletnya baru berhasil mendapatkan 2 target.

“Pada POPWILDA III kali ini kita sangat senang sekali selain bisa bertanding. Sebab, bisa enjoy, bisa refresing dan sangat menikmati indahnya pantai Pangandaran, disamping itu penerimaan masyarakatnya juga baik,” kata Nurajin.

Nurajin menilai, sarana dan prasarana lapangan pertandingan yang ada di Pangandaran sudah sesuai aturan yang baru diterapkan 2016 lalu, yakni ukuran 11X11 meter. Ia mengakui, atlet dari Kabupaten Majalengka kemampuannya semua masih standar. Hal tersebut dibuktikan dengan u 2 target yang bisa diperoleh atas nama Sulistiyo Nugroho kategori tunggal putra dan Ega cs regu putra masing-masing regu 3 orang.

“Antusias anak-anak kami sangat luar biasa, saling memberikan motivasi kalau teman-temannya sedang bertanding sambil meneriakkan yel-yel. Semoga kita bisa meraih prestasi,” pungkasnya.

Masih di lokasi yang sama, atlet pencak silat asal Kabupaten Pangandaran, Ridwan Firmansyah, mengaku semangat dalam mengikuti pertandingan lantaran sebagai tuan rumah. Meski menjadi pengalaman pertamanya bertanding resmi, namun ia menyayangkan dukungan supporter dari Pangandaran kurang meriah dibanding dengan daerah lain.

“Tapi itu tidak masalah bagi saya. Sebagai tuan rumah, motto kita yaitu harus tetap santun, disiplin dan bermartabat. Mudah-mudahan walaupun kita serba keterbatasan, tetapi semangat kami sebagai terus membara untuk menjadi pemenang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, dirinya berpesan agar para atlet untuk selalu menjaga sportifitas. Sebagai tuan rumah, ia merasa senang dan bangga pada ajang yang cukup bergengsi tersebut.

“Kita akan berikan pelayanan terbaik untuk semua kontingen dengan keramahan, tutur sapa yang baik dan selalu tersenyum bila bertatap muka. Sebab ini adalah cerminan karakter orang Pangandaran. Kita harap kegiatan ini berjalan dengan lancar tanpa halangan apapun. Semoga saja atlet-atlet berprestasi bisa muncul untuk membawa nama Jawa Barat,” tegasnya. (Mad/R6/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!