(Pilkada Ciamis) Meski Sudah Direkomendasikan, Iing Belum Dijamin Diusung Golkar

03/05/2017 0 Comments
(Pilkada Ciamis) Meski Sudah Direkomendasikan, Iing Belum Dijamin Diusung Golkar

Bakal Calon Bupati Petahana, Iing Syam Arifin (kiri), saat bersama Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Dedi Mulyadi, pada sebuah acara Partai Golkar di Kabupaten Ciamis, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meski DPD Partai Golkar Jawa Barat sudah merekomendasikan nama Iing Syam Arifin sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati Ciamis ke DPP Partai Golkar, namun tampaknya belum menjamin sang petahana diusung oleh partai berlambang pohon beringin ini. Pasalnya, DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, memutuskan untuk menjalankan juklak terkait mekanisme penjaringan calon bupati yang masa pendaftarannya akan dibuka pada 5 Mei mendatang.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Slamet Triana, saat menggelar konferensi pers, usai rapat usulan bakal calon bupati dengan pengurus DPD dan pengurus kecamatan Partai Golkar, Selasa (02/05/2017), mengungkapkan, meski DPD Partai Golkar Jabar sudah merekomendasikan nama Iing Syam Arifin sebagai bakal calon bupati ke DPP Partai Golkar, namun bukan berarti menutup pintu untuk bakal calon bupati lain.

Karena, menurut Trian—sapaan akrab Slamet Triana—, DPD Partai Golkar Jabar pun memerintahkan kepada DPD Partai Golkar Ciamis untuk menjalankan juklak terkait mekanisme penjaringan calon.

“Hal itu pun dipertegas oleh pernyataan Pak Dedi Mulyadi (Ketua DPD Golkar Jabar) yang dimuat di media massa, bahwa 16 bakal calon kepala daerah di Jawa Barat, termasuk Ciamis, yang direkomendasikan ke DPP Partai Golkar, sifatnya belum final,” ujarnya.

Dengan begitu, lanjut Trian, nama-nama yang direkomendasikan itu bisa saja diganti di tengah jalan oleh bakal calon lain, dengan berpijak pada dinamika politik di masing-masing daerah yang akan menggelar Pilkada.

“Pendaftaran bakal calon bupati di internal Partai Golkar akan dibuka pada 5 Mei dan akan ditutup pada sekitar akhir bulan Juli. Apabila ada bakal calon yang mendaftar, maka selanjutnya akan dilakukan survey oleh lembaga independent,” ujarnya.

Trian mengatakan, bakal calon yang mendaftar ke Partai Golkar, harus bersedia disurvei sekaligus diwajibkan membiayai pelaksanaan survei. Dari hasil survei itulah, tambah dia, yang akan dijadikan pijakan dan dasar oleh DPP Partai Golkar dalam menentukan calon bupati yang akan diusung.

“Tapi, kalau seandainya tidak ada bakal calon bupati lain yang mendaftar hingga akhir masa penutupan pendaftaran, maka Pak Iing Syam Arifin secara otomatis akan diusung oleh Partai Golkar,” ucapnya.

Selain itu, kata Trian, rekomendasi DPD Partai Golkar Jabar yang memutuskan Iing Syam Arifin sebagai bakal calon tunggal bisa dianulir, apabila hasil riset yang dilakukan oleh lembaga survei independent, menyebut terdapat bakal bupati calon lain yang mengungguli elektabilitas Iing Syam Arifin.

“Tapi kalau hasil survei menyebut elektabilitas Pak Iing Syam Arifin tetap paling tinggi, maka rekomendasi akan berlanjut pada keputusan pengusungan. Artinya, Partai Golkar akan mengusung calon yang memiliki potensi menangnya lebih tinggi. Dan untuk mengukur hal itu, kami berpijak pada hasil survei,” katanya. (Bgj/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!