(Pilkada Ciamis) PDIP Lebih Pertimbangkan Hasil Survei Saat Putuskan Usung Cabup

22/05/2017 0 Comments
(Pilkada Ciamis) PDIP Lebih Pertimbangkan Hasil Survei Saat Putuskan Usung Cabup

Ilustrasi Penjaringan Calon Kepala Daerah PDIP. Foto: Ist/Net

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua Penjaringan Calon Kepala Daerah/Bupati Ciamis, Wayan Kuswan didampingi Anggota Feri Kartono, menegaskan, PDIP akan lebih mempertimbangkan hasil survei saat menentukan calon kepala daerah yang akan diusung pada Pilkada Serentak tahun 2018 mendatang.

“Jadi, peran kami dalam penjaringan calon kepala daerah yang saat ini sudah dibuka pendaftarannya, hanya memfasilitasi secara administrasi saja. Karena yang menentukan siapa yang akan diusung, PDIP akan lebih mendengar aspirasi dan keinginan rakyat melalui hasil survei yang dilakukan oleh lembaga independent,” ujarnya, kepada HR Online, di kantor DPC PDIP Kabupaten Ciamis, Minggu (21/05/2017).

[Berita Terkait: PDIP Ciamis Tegaskan Penjaringan Calon Bupati di Internalnya Tanpa Mahar Politik]

Survei terhadap bakal calon, kata Wayan, akan dilakukan dengan dua metode. Pertama, lembaga survei independent yang ditunjuk PDIP akan mengukur elektabilitas dan popularitas masing-masing bakal calon, termasuk seluruh bakal calon yang tidak mendaftar di PDIP.

Sementara metode kedua, tambah Wayan, akan dilakukan survei pemasangan bakal calon atau simulasi pemaketan dua bakal calon untuk mengukur elektabilitas apabila bakal calon A dipasangkan dengan bakal calon B atau bakal calon A dipasangkan dengan bakal calon C.

“Jadi, yang disurvei tidak hanya elektabilitas dan popularitas secara individu bakal calon saja, tetapi kami pun akan mengukur apabila bakal calon satu dengan yang lainnya dipasangkan,” terangnya.

Feri menambahkan, meski seluruh pengurus PAC di Kabupaten Ciamis sudah menyatakan dukungannya kepada Ketua DPC PDIP Kabupaten Ciamis, Oih Burhanudin, untuk mencalonkan kembali di Pilkada Serentak tahun 2018 mendatang, namun hal itu sifatnya baru dukungan lisan atau belum diputuskan secara organisasi.

“Meski Pak Oih posisinya saat ini sebagai incumbent (wakil bupati), namun apabila akan mencalonkan kembali harus mengikuti mekanisme penjaringan calon yang ditetapkan oleh aturan partai. Hal ini sebagai bukti bahwa proses demokrasi di tubuh PDIP berjalan dengan baik,” ujarnya. (Bgj/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!