Satpol PP Gerebek Warung Nasi di Ciamis yang Dijadikan Tempat Nyemen

30/05/2017 0 Comments
Satpol PP Gerebek Warung Nasi di Ciamis yang Dijadikan Tempat Nyemen

Petugas Satpol Ciamis saat melakukan razia terhadap salah satu warung makan di sekitaran Ciamis Kota yang membandel melayani pembeli di saat waktu puasa, Senin (29/05/2017). Foto: Heri Herdianto/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Tak mengindahkan aturan yang tertuang dalam Maklumat Bupati Ciamis terkait larangan berjualan di saat waktu puasa, petugas Satpol PP Ciamis menggerebek beberapa warung nasi di wilayah Ciamis Kota yang melayani pembeli di siang hari, Senin (29/05/2017). Dari hasil penggerebekan ini, terjaring belasan warga yang kedapatan tengah nyemen di beberapa warung tersebut.

Saat kepergok tengah melayani pembeli di siang hari, petugas Satpol PP pun langsung melakukan teguran kepada pemilik warung dan meminta aktivitas jual-belinya dihentikan.

Kepala Seksi Pengendalian dan Oprasi Satpol PP Kabupaten Ciamis, Yudi Brata, di sela-sela operasi, mengatakan, langkah pihaknya melakukan penutupan paksa terhadap warung nasi yang berjualan di siang hari sebagai tindaklanjut dari maklumat Bupati Ciamis.

“Dalam maklumat yang sudah disepakati oleh berbagai pihak itu melarang warung nasi atau rumah makan melayani pembeli di siang hari. Dan kami diberi tugas sebagai penindak apabila terjadi pelanggaran,” ujarnya.

Yudi menambahkan, sebelum melakukan penggerebekan, pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa terdapat beberapa warung nasi yang masih membandel melakukan aktivitas usahanya di saat waktu puasa.

“Berbekal dari laporan itu kemudian kami bergerak. Dan ternyata saat melakukan penggerebekan ke warung nasi yang dilaporkan, benar saja terdapat sejumlah orang yang sedang makan di saat waktu puasa,” katanya.

Melihat pelanggaran tersebut, lanjut Yudi, pihaknya langsung membubarkan orang-orang yang tengah makan di warung tersebut. “Kami tidak melakukan penangkapan. Hanya menyuruh mereka bubar. Kemudian kami memberikan surat teguran kepada pemilik warung sekaligus meminta agar menghentikan aktivitas jual belinya,” ujarnya.

Yudi pun berharap seluruh rumah makan atau warung nasi yang berada di wilayah Kabupaten Ciamis agar mematuhi Maklumat Bupati Ciamis. (Her/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!