Belum Dibayar BNI, Bulog Tunda Penyaluran BPNT di Banjar

10/06/2017 0 Comments
Belum Dibayar BNI, Bulog Tunda Penyaluran BPNT di Banjar

Sejumlah komoditi pangan di Sub. Divre Bulog Ciamis. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Sebanyak 8.717 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Banjar, hingga awal bulan Juni ini masih harus bersabar menunggu penyaluran kembali program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berupa beras 10 kilogram dan gula pasir 2 kilogram.

Pasalnya, Bulog yang sudah menyalurkan paket di bulan Maret untuk alokasi Januari dan Februari, belum dibayar BNI. Hingga akhirnya Bulog menunda penyaluran program bantuan tersebut.

“Program bantuan ini memang belum lancar karena informasinya terkendala sinkronisasi atau verifikasi data KPM di Kemensos atau dinas terkait di daerah. Ya, jadinya Bulog baru mengirim untuk dua bulan tersebut, itu pun belum beres,” kata Wakasub. Divre Bulog Ciamis, Anwar Kurniawan, kepada Koran HR, Jum’at (02/06/2017) lalu.

Hingga kini, pihaknya masih menunda penyaluran berikutnya. Apalagi dari komoditi yang sudah disalurkan ke KPM belum menerima pembayaran BNI. Meski begitu, pihaknya berharap sinkronisasi dan verifikasi data segera tertanggulangi, dan BPNT bisa dilanjutkan penyalurannya. Saat ini pihak Bulog sedang menunggu permintaan PO (Purchaise Order).

“Di wilayah kerja kami ini ada dua kabupaten/kota yang mendapatkan BPNT, yaitu Kota Banjar dan Kota Tasikmalaya sebagai percontohan atau uji coba. Untuk sebulannya, ke 8.717 KPM di Banjar, kita harus mengirim beras 87 ton dan gula 17.343 kilogram. Sementara, untuk 49.617 KPM Kota Tasikmalaya setiap bulannya beras 496 ton dan gula 99 ton,” terangnya.

Anwar juga menyebutkan, bahwa realisasi penyaluran BPNT sampai saat ini di wilayah atau KPM di Kota Banjar sebanyak 66 ton beras dan 14 ton gula. Sedangkan, Kota Tasikmalaya realisasi beras 425 ton dan gula 85 ton. Melihat dari data realisasi itu, maka untuk alokasi satu bulan pun jelas ada yang belum beres karena alasan tersebut.

Dengan kondisi yang ada ini, pihaknya merasa kasihan terhadap KPM, sebab saat ini tentu sedang membutuhkan. Terlebih kala bulan Ramadhan dan menghadapi Lebaran. “Kita harapkan segala sesuatunya cepat teratasi dan lancar agar BPNT kembali tersalurkan,” pungkas Anwar. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!