Calon Mahasiswa di Ciamis Diminta Selektif Pilih PTS

07/06/2017 0 Comments
Calon Mahasiswa di Ciamis Diminta Selektif Pilih PTS

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Memasuki tahun akademik 2017/ 2018, calon mahasiswa baru dan masyarakat diminta harus selektif dan jeli dalam memilih perguruan tinggi swasta (PTS) yang legal (sah), sehingga calon mahasiswa ataupun masyarakat tidak dirugikan di kemudian hari.

Pengawas Pendidikan Menengah, Yati Heryati, ketika ditemui Koran HR di Kantor Dewan Pendidikan Kabupaten Ciamis, Senin (05/06/2017), membenarkan imbauan tersebut. Menurut dia, siswa yang sudah lulus pendidikan menengah dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi harus selektif, rajin dan jeli memilih PTS.

“Sebelum mendaftar, calon mahasiswa dan orang tua, harus melihat apakah PTS yang dituju itu layak atau tidak,” katanya.

Yati menjelaskan, dampak yang ditimbulkan ketika asal mendaftar ke PTS abal-abal atau ilegal akan sangat merugikan calon mahasiswa dan juga orang tua. Apalagi PTS tersebut tidak terdaftar di PDPT (Pangkalan Data Perguruan Tinggi). 

“Maka ijazah yang dipergunakan adalah illegal dan tidak dianggap sebagai lulusan atau tamatan sebuah perguruan tinggi,” katanya.

Lebih lanjut, Yati menegaskan, ijazah yang dikeluarkan PTS abal-abal alias ilegal juga tidak bisa digunakan dalam pendaftaran atau pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Termasuk juga untuk pengembangan karir atau penyetaraan bagi PNS.

“Maka dari itu, sebaiknya jeli dengan mencari informasi terlebih dahulu PTS yang akan dipilih. Caranya dengan melihatnya melalui pangkalan data Kemenristek Dikti atau bertanya langsung ke Kopertis,” katanya.

Pilihan terbaik, kata Yati, adalah PTS yang memiliki ijin penyelenggaraan dari Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tingi (Kemenristek Dikti). Selain itu, juga memiliki data dosen dan mahasiswa yang terdaftar dalam PDPT.

Sudrajat, orang tua calon mahasiswa, ketika dimintai tanggapan, Selasa (06/06/2017), mengatakan, mengaku sudah memberikan motivasi serta masukan kepada anaknya untuk mengikuti tes atau seleksi masuk perguruan tinggi yang layak. 

“Sebagai orangtua, kita harus selektif dan mau bertanya, karena sekolah awal juga sering memberikan gambaran tentang perguruan tinggi yang baik untuk anak kita,” ujarnya. (Heri/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!