Juli 2017, Desa Rejasari Banjar Siap Cairkan ADD & DD Tahap II

18/06/2017 0 Comments
Juli 2017, Desa Rejasari Banjar Siap Cairkan ADD & DD Tahap II

Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Rejasari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, menjadi desa pertama di Kota Banjar yang mampu menyelesaikan persyaratan dan mencairkan bantuan keuangan desa tahap pertama tahun anggaran 2017 dengan jumlah total keseluruhan Rp.1 miliar. Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama bulan Mei lalu, dan Dana Desa (DD) pada minggu kemarin.

Kepala Desa Rejasari, Nanang Sunarya, saat ditemui Koran HR di ruang kerjanya, Senin (12/06/2017) lalu, mengatakan, pihaknya akan kembali mencairkan bantuan keuangan tahap dua pada bulan Juli mendatang, sebagaimana ketentuan DD harus dan wajib dicairkan maksimal tanggal 24 Juli 2017.

“Jika tak mampu pada tenggat waktu tersebut, dipastikan anggaran dari pusat itu yang sudah dialokasikan akan hangus, atau kembali ke kas negara. Pencairan DD sekarang yaitu melalui KPPN Tasikmalaya,” terangnya.

Nanang juga menjelaskan, pencairan tahap I kemarin itu untuk ADD yang digunakan bagi operasional pemerintah dan lembaga desa, siltap perangkat desa, pembelian barang dan jasa seperti material untuk beberapa rehab mesjid dan mushola yang berada di wilayah desanya. Kemudian, untuk pemberian santunan kepada sejumlah warga kurang mampu.

Sedangkan, DD yang baru cair minggu kemarin, langsung digunakan untuk kegiatan bidang fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang sekitar 2.500 meter di beberapa titik lokasi tersebar pada dusun yang ada. Kemudian, untuk pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter di Dusun Rancabulus.

Pihaknya bersyukur, karena sampai saat ini, atau setelah pencairan dana tersebut tidak ada kendala dalam pelaksanaan pembangunan. Termasuk pengiriman material dari CV lokal atau wilayah setempat cukup bagus.

“Material yang dikirim pengusaha lokal yang ditunjuk kualitasnya wajar, atau cukup bagus sesuai spek yang ditentukan,” ujarnya.

Nanang kembali menegaskan, bahwa untuk bisa secepatnya mencairkan tahap II, maka setelah Lebaran nanti laporan terhadap realisasi kegiatan atau pekerjaan berbagai bidang atas pemanfaatan ADD dan DD tahap I, akan dimasukannya ke Dinas Keuangan, dan pengajuan ke KPPN Tasikmalaya.

“Intinya kami siap mencairkan ADD dan DD tahap dua paling telat pada tenggat waktu ditentukan 24 Juli mendatang,” pungkasnya. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!