Kata Peneliti, Tukang Selingkuh Bisa Alami Gangguan Mental & Fisik

23/06/2017 0 Comments
Kata Peneliti, Tukang Selingkuh Bisa Alami Gangguan Mental & Fisik

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Ada yang mengatakan bahwa selingkuh itu indah selama tidak ketahuan pasangan. Namun, harus diwaspadai karena ada akibat yang bisa merusak jika kita suka selingkuh.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan Journal of Social and Personal Relationships, periset dari University of Nevada, menanyai 232 mahasiswa yang telah diselingkuhi oleh pasangannya selama tiga bulan terakhir. Lama hubungan mereka rata-rata satu tahun.

Penelitian ini menemukan bahwa korban selingkuhan itu berhubungan dengan depresi, kecemasan serta rendahnya harga diri. Tapi tidak hanya korbannya saja, pasangan yang menyelingkuhinya pun cenderung melakukan perilaku berisiko, seperti makan berlebih, tidak cukup makan, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan berhubungan seks tanpa kondom.

Hal ini menarik perhatian perancang penelitian, M. Rosie Shrout. “Kita tahu bahwa perselingkuhan adalah salah satu kejadian paling menyedihkan dan merusak yang bisa dialami pasangan. Karena, orang yang diselingkuhi mengalami tekanan emosional dan psikologis yang kuat akibat perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangannya,” terang Rosie, seperti dilansir Daily Star.

Dia juga mengatakan, bahwa peneliti ingin tahu apakah tekanan emosional dan psikologis membawa mereka untuk melakukan perilaku berisiko, seperti seks tanpa alat pengaman, penggunaan narkoba, alkohol, makan berlebihan, atau bahkan tidak makan sama sekali.

Lalu, studi ini pun mencoba mencari tahu, apakah persepsi menyalahkan juga memainkan peran dalam tekanan psikologis serta perilaku kesehatan berisiko. Kemudian, apakah individu yang diselingkuhi menyalahkan pasangan mereka karena telah melakukan selingkuh, atau mereka malah menyalahkan dirinya sendiri.

Menariknya, pasangan yang diselingkuhi ternyata menunjukkan efek yang sama, tidak peduli apakah mereka tetap dalam hubungan, atau menyelingkuhi kekasih mereka. Hanya saja pada kenyataannya, diselingkuhi itu tidak hanya punya konsekuensi kesehatan mental, tapi juga meningkatkan perilaku berisiko. Jadi, jangan selingkuhi pasanganmu dan jangan lupa tetap setia ya! (Eva/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!