Laporan Pengaduan Konten Negatif Terbanyak di Medsos “Diraih” Facebook

09/06/2017 0 Comments
Laporan Pengaduan Konten Negatif Terbanyak di Medsos “Diraih” Facebook

Ilustrasi. Photo : net/ist

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Berkembangnya media sosial (medsos) di dunia maya khususnya bukan hanya membawa dampak positif namun juga dampak negatif.

Di Indonesia sendiri medsos yang membawa negatif sudah ditangani, seperti konten negatif berupa berita hoax, ujaran kebencian atau berbau SARA, penipuan, konten pornografi, perjudian dan lain sebagainya berhasil diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo).

Bahkan menurut catatan dari Kemkominfo, dalam kurun waktu Januari sampai 25 Mei 2017, tercatat sebanyak 25.179 aduan dari masyarakat perihal konten negatif di medsos.

Dalam kurun waktu tersebut, urutan aduan konten negatif di medsos diduduki oleh Facebook sebanyak 270 aduan. Peringkat kedua Youtube dengan 74 aduan disusul Twitter dengan 49 aduan. Posisi keempat Telegram dengan 45 laporan, serta Line 1 laporan.

Sebelumnya di tahun 2016, Twitter menjadi medsos yang menduduki peringkat pertama yang menerima aduan konten negatif dari masyarakat.

Dengan menduduki peringkat pertama saat ini, Facebook masuk dalam klasifikasi medsos yang paling riskan perihal penyebaran konten negatif.

Selain dengan solusi pemblokiran, Kemkominfo rencananya akan mensosialisasikan sertifikat ID Digital, yang nantinya satu orang hanya mempunyai satu akun di medsos. Sehingga dengan kebijakan tersebut, masyarakat Indonesia bisa mempunyai kesadaran dan bertanggungjawab dalam aktivitasnya di medsos. (Adi/R5/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!