Pagi Dipasang, Siangnya Spanduk Protes Kejelasan Pengganti Lapang di Muktisari Banjar Hilang

06/06/2017 0 Comments
Pagi Dipasang, Siangnya Spanduk Protes Kejelasan Pengganti Lapang di Muktisari Banjar Hilang

Spanduk yang terpasang di pagar Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Langensari Kota Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Bentangan tiga spanduk yang terpasang di pagar Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Langensari Kota Banjar yang berisi desakan warga meminta kejelasan penggantian lapang sepak bola Sanggabuana menyusul dijadikannya lokasi poros pembangunan Rumah Sakit mulai terlihat Senin (05/06/2017) pagi. Namun, siangnya sudah hilang yang diduga ada yang mencopotnya.

Salah satu Ketua RT di kelurahan setempat, Ruhimat, saat dipinta tanggapannya, mengatakan, terpasangnya tiga spanduk tersebut yang mulai terlihat pagi dan ternyata siangnya sudah hilang yang menurutnya ada elemen tertentu yang merasa ketakutan.

“Gerakan spanduk itu terpasang tentunya merupakan bentuk protes dari warga yang tidak puas akan ketidakjelasan pengganti tanah lapang hingga kini. Ekspresi seperti itu bagi saya hal yang wajar. Jadi, sekarang sudah ada yang melepas berarti ada yang ketakutan,” ucapnya yang juga dirinya mengklaim sebagai koordinator RT se- Kelurahan Muktisari.

Jika tak merasa bersalah, menurutnya, tak usah dilepas atau dicopot spanduknya. Jika demikian, maka artinya suara tulisan dalam spanduk benar adanya.

“Kita tidak tahu yang mencopot spanduk itu. Yang jelas ketika siang lewat kembali, sudah tidak ada. Ada apa ini, kenapa?” imbuhnya.

Jika elemen masyarakat tertentu yang mencopotnya, sambung Ruhimat, berarti ruang lingkupnya sedang gerah dan memang sedang disorot. Namun, jika pemerintah baik kelurahan maupun kecamatan yang menyuruh masyarakat untuk langsung mencopotnya, menandakan tak merespon baik seluruh elemen masyarakatnya.

“Ini tentu pemerintah akan semakin berhadapan dengan warga. Dan warga saya kira akan mengambil sikap lebih massif. Kenyataannya demikian, pembangunan RS sudah dimulai. Tapi penggantian lapang tak jelas,” tandasnya.

Lebih lanjut, Ruhimat, mengakui dirinyalah yang membuat dan memasang spanduk itu tadi pagi. Apapun tindakan yang dilakukannya sudah siap dengan konsekuensinya dan akan terus berjuang menyuarakan penggantian tanah lapang sepak bola. (Nanks/R6/HR-Online)

Berita Terkait

Pemuda Muktisari Banjar Sikapi Spanduk Hujatan

Pengganti Lapang Tak Jelas, Warga Muktisari Banjar Pasang Spanduk Hujatan

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!