(Pilkada Ciamis) Anjar Asmara Sampaikan 4 Kriteria Pemimpin Sesuai Tuntunan Islam

12/06/2017 1 Comment
(Pilkada Ciamis) Anjar Asmara Sampaikan 4 Kriteria Pemimpin Sesuai Tuntunan Islam

Bakal Calon Bupati Ciamis, Anjar Asmara, saat mengambil formulir pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Ciamis, di kantor DPD PKS Kabupaten Camis, Senin (12/06/2017). Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Bakal Calon Bupati Ciamis, Anjar Asmara, menyampaikan empat kriteria pemimpin sesuai dengan tuntutan agama Islam. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki krateria sidiq, amanah, fathonah, dan tabligh.

“Pertama, sidiq berarti calon pemimpin mesti benar dan mengajak umat kepada jalan kebenaran. Artinya, kita hendaknya memilih calon pemimpin yang selalu mengajak serta menaati aturan dan tidak mengajak kita untuk melanggarnya,” katanya, saat menggelar konferensi pers, usai mengambil formulir pendaftaran calon bupati dan wakil bupati, di kantor DPD PKS Kabupaten Ciamis, Senin (12/06/2017).

Berita Terkait: (Pilkada Ciamis) Setelah Demokrat dan Gerindra, Anjar Ambil Formulir Cabup ke PKS

Kriteria kedua, lanjut Anjar, adalah amanah. Artinya, seorang pemimpin harus dapat dipercaya. Menurutnya, rakyat hendaknya tidak terbius oleh janji dan sumpah serapah, tetapi harus memantapkan pilihan sembari menganalisa kelebihan dan kekurangan calon pemimpin yang akan dipilih. “Karena apabila salah dalam memilih pemimpin, maka akan menyesal selama lima tahun,” ujarnya.

Ketiga adalah Fathonah. Artinya, seorang pemimpin harus pintar dalam mengatur masyarakat. Menurutnya, cara mengatur yang baik adalah memberikan keteladanan. “Makanya, dalam memilih pemimpin harus yang benar-benar bisa menjadi contoh atau figur. Dan keteladanan ini bisa disebabkan dari beberapa hal, diantaranya kepandaiannya, kedermawanannya, kesantunannya atau kesalehannya,” katanya.

Sedangkan persyaratan keempat adalah tabligh. Artinya, seorang pemimpin harus berani menyampaikan kebenaran kepada rakyat. “Pemimpin seperti ini tidak bertujuan untuk mencari popularitas atau tidak mencari gengsi dan tidak ambisius. Seorang pemimpin harus berani berkata bahwa benar adalah benar dan salah adalah salah,” tegasnya. (R2/HR-Online)

About author

Related articles

1 Comment

    Leave a Reply