Polres Banjar Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Obat-obatan Terlarang

19/06/2017 0 Comments
Polres Banjar Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Obat-obatan Terlarang

Kapolres Banjar bersama Forum Pimpinan Daerah saat akan memusnahkan ribuan botol minuman keras di halaman Mako Polresta Banjar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Jajaran Polres Banjar berhasil memusnahkan ribuan botol minuman keras dari berbagai merk yang berhasil diamankan dari penjual yang secara illegal menjual bebas di wilayah hukum Polres Banjar.

Selain memusnahkan 1.125 botol, Polres Banjar juga berhasil memusnahkan ribuan butir pil yang tergolong dalam psikotropika atau narkotika yang juga tidak memenuhi standar keamanan kesehatan dan juga 25 liter ciu serta 22 liter tua.

“Semua itu hasil operasi pekat dalam rangka cipta kondisi selama bulan ramadhan. Operasi itu dilakukan bersama atau gabungan dari jajaran TNI dan aparat keamanan lainnya,” kata Kapolresta Banjar, AKBP Twedy.

Dari ribuan botol tersebut, jelas dia, barang-barang tersebut didapat dari berbagai toko, warung maupun lokasi lain yang sebelumnya sudah menjadi incaran Polisi. Ia memprediksi, jumlah barang yang diamanankan bisa bertambah di bulan ramadhan ini selama operasi tersebut masih berlangsung.

“Pemusnahan miras ini tiada lain dalam rangka melindungi masyarakat dan upaya meminimalisir kejahatan. Tentunya, ini bentuk keseriusan kami sebagai bagian penegak hukum untuk memberantas miras,” imbuhnya.

Ribuan botol minuman keras di halaman Mako Polresta Banjar yang siap dihancurkan. Foto: Nanang Supendi/HR

Dia berharap peredaran miras serta hal-hal yang terlarang semakin berkurang, bahkan kalau bisa sekali tidak ada. Sebab, bila terus-terusan dibiarkan akan membawa dampak fatal, yakni berawal dari meminum miras hingga berujung aksi kriminal.

“Ke depan saya juga minta pada masyarakat lebih intens berkomunikasi dengan jajaran Kepolisian dan segera menginformasikan bila menemukan masih adanya peredaran miras serta segala tindakan kejahatan yang bisa merugikan umum. Untuk para penjual, saat ini sudah ditindak pidana  ringan (Tipiring) dan dilakukan pembinaan supaya mereka tidak lagi menjual barang tersebut,” pungkasnya.

Dari pantauan HR Online, pemusanahan itu disaksikan oleh Forum Pimpinan Daerah, Wakil Walikota Darmadji Prawirasetia didampingi beberapa pejabat Pemkot Banjar, Kejaksaan, Kodim Ciamis dan Batalyon Infanteri 323/Raider. Diawali oleh Kapolres, semua pimpinan tersebut satu persatu memecahkan botol minuman haram tersebut sebelum digilas menggunakan alat berat. (Nanks/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!