Selama 6 Bulan, 1342 Istri di Ciamis Gugat Cerai Suaminya

12/06/2017 0 Comments
Selama 6 Bulan,  1342 Istri di Ciamis Gugat Cerai Suaminya

Foto: Ilustrasi net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Angka perceraian di Kabupaten Ciamis tahun 2017 masih cukup tinggi. Sejak awal Januari hingga 6 Juni 2017, Pengadilan Agama (PA) Ciamis mencatat sekitar 2.141 perkara perceraian sudah masuk dalam rekapitulasi.

Humas PA Ciamis, Ahmad Sanusi, ketika ditemui Koran HR, Selasa (06/06/2017) lalu, membenarkan, angka perceraian di Kabupaten Ciamis masih cukup tinggi. Pasalnya, dari 2.054 kasus perceraian, 1.342 diantaranya gugat cerai atau istri yang menggugat suami.

“Memang paling banyak kasus cerai gugat yakni istri yang menggugat cerai suaminya. Sedangkan sisanya yakni 712 kasus cerai talak atau suami menceraikan istri. Dari total angka kasus gugat cerai tersebut, maka rata-rata ada sekitar 343 kasus perbulan,” katanya.

Sanusi menjelaskan, penyebabnya rata-rata perceraian di Kabupaten Ciamis adalah karena tidak adanya tanggung jawab dari pihak laki-laki dalam sisi ekonomi. Yakni untuk memenuhi kebutuhan atau menafkahi keluarga.

Disamping itu, Sanusi mengungkapkan, kasus perceraian di Kabupaten Ciamis juga mayoritas terjadi karena persoalan kurang harmonisnya hubungan kedua belah pihak, salah satunya dipicu oleh minimnya komunikasi suami maupun istri. 

“Salah satunya memang minimnya komunikasi, dikarenakan baik istri ataupun suami mempunyai kesibukan masing-masing. Kondisi ini mulai menujukkan tanda-tanda keretakan rumah tangga,” tuturnya. 

Menurut Sanusi, minimnya komunikasi antara seorang istri dan suami, hubungan dalam rumah tangga jadi kurang harmonis, sehingga menjadikan rasa percaya semakin terkikis. Selain faktor itu, , tidak adanya tanggung jawab perekonomian juga menjadi penyebab perceraian kedua di Ciamis adalah.

“Kemudian yang ketiga adanya pihak ketiga dalam hubungan rumah tangga yang dilakukan salah satu atau keduanya. Saat kedua belah pihak berjauhan, keduanya memiliki peluang yang sama untuk berselingkuh,” tandasnya. (Tantan/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!