Soal Pembuangan Limbah RS Langensari, DPU Banjar Klaim Sudah Memenuhi Kajian UKL-UPL

20/06/2017 0 Comments
Soal Pembuangan Limbah RS Langensari, DPU Banjar Klaim Sudah Memenuhi Kajian UKL-UPL

Areal pembangunan RS yang dipagar. Foto: Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terkait masih adanya warga Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, yang mempertanyakan soal pembuangan limbah atas dibangunnya Rumah Sakit (RS), seperti diberitakeun Koran HR pada edisi 517, Dinas PU Kota Banjar mengklaim pembangunan RS di Langensari sudah memenuhi kajian berupa Upaya Kesehatan Lingkungan (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan.

Hal itu dijelaskan Sekretaris Dinas PU Kota Banjar, David Abdillah, saat dikonfirmasi Koran HR, Selasa (13/06/2017) lalu, bahwa pihaknya sudah miliki dokumen UKL-UPL berdasarkan rekomendasi sejumlah intansi terkait.

David juga mengatakan, pembangunan RS Langensari bertype C hanya cukup memiliki dokumen tersebut, jadi tidak perlu sampai dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Tak perlu sampai AMDAL karena itu free atas aset lokasi milik pemerintah.

“Intinya, kami sebagaimana bentuk ketentuan yang berlaku telah melalui tahapan-tahapan yang jelas, mulai kelengkapan administrasi yang di dalamnya UKL-UPL. Pemenuhan yang harus dilakukan tentunya dilakukan secara bertahap, misal di sekitar lokasi mesti ada dranaisenya. Ya itu akan dibangunnya,” katanya.

Termasuk perizinan lainnya sudah terpenuhi, seperti IMB dan izin gangguan lingkungan (HO). Izin HO atau persetujuan pembangunan RS dari warga diperoleh pihaknya, yang sekaligus dalam kegiatan sosialisasi sebelumnya telah dilakukan. David menegaskan, semua dokumen itu ada dan dipegang oleh Kabid. Cipta Karya.

Sedangkan, mengenai adanya pertemuan beberapa intansi terkait di Setda pada hari Jum’at (09/06/2017) lalu, menurut David pertemuan itu bukan membahas masalah Amdal RS Langensari, melainkan hanya pembahasan lain.

Senada dikatakan Kepala Bappeda Kota Banjar, Ade Setiana, ketika melakukan pertemuan dengan perwakilan warga Muktisari, di Aula Kecamatan Langensari, Senin (12/06/2017) lalu, yang menyebutkan bahwa pembanguan RS Langensari sudah melalui kajian lingkungan, yaitu UKL-UPL telah dibuat.

“Jangan khawatir, pembangunan RS Langensari sudah melalui perencanaan yang baik, tentunya tak ketinggalan soal UKL-UPL sudah dibuat. Terlebih ketentuan demikian sudah diamanatkan aturan hukum yang berlaku, yaitu pemenuhan pilar pembangunan diantaranya dampak sosial, dampak ekonomi, dampak lingkungan,” tandas Ade. (Nanks/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!