Baru juga Diarug, Jalan Menuju Pantai Batukaras Pangandaran Kembali Amblas

12/07/2017 0 Comments
Baru juga Diarug, Jalan Menuju Pantai Batukaras Pangandaran Kembali Amblas

Meski sudah dilakukan pengarugan, jalan menuju obyek wisata Pantai Batukaras, tepatnya di Dusun Pasuketan, RT.28, RW.13, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, kembali amblas. Photo: Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Setelah dilakukan pengarugan akibat amblas sedalam 4 meter dengan panjang sekitar 20 meter, bagian bahu jalan menuju obyek wisata Pantai Batukaras, tepatnya di Dusun Pasuketan, RT.28, RW.13, Blok Pasanggrahan Sembah Agung, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, pada Selasa (11/07/2017) sore kemarin, sekitar pukul 17.00 WIB, kembali amblas.

Bagian bahu jalan yang amblas itu berada di sepanjang harim sungai dan hampir menggerus badan jalan. Sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pangandaran sudah melakukan pengarugan mencapai sekitar 70 persen.

Ketua RW setempat, Edin Suhaedin (54), mengatakan, bahu jalan menuju objek wisata Pantai Batukaras sebelumnya memang sudah amblas. Tetapi saat Dinas Pekerjaan Umum melakukan pengarugan malah amblas kembali akibat tergerus air sungai, atau karena beban berat mobil truk pengangkut batu yang digunakan untuk pengarugan.

“Padahal pengarugan ini hampir selesai. Saya kira pekerjaan tersebut bakal beres, tapi malah amblas lagi,” kata Edin, kepada HR Online.

Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan, petugas Dinas Perhubungan dan warga memasang rambu-rambu pembatas jalan supaya bisa dilalui oleh kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.

Meski begitu, para pengendara harus lebih hati-hati, karena getaran dari kendaraan yang melintas bisa memicu longsoran baru. Petugas pun menerapkan sistem buka tutup jalan.

“Kita dengan warga yang lain, dibantu dari pihak Dishub, terus berjaga-jaga di lokasi. Hal ini untuk mengantisipasi kalau ada pengguna jalan yang terperosok. Pihak Dishub sudah memberi batas dan buka tutup. Karena jalan sempit jadi hanya satu arah yang diberlakukan,” terang Edin. (Madlani/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!