Di Banjar, Komunitas Apache Gelar Aksi Anti Premanisme

11/07/2017 1 Comment
Di Banjar, Komunitas Apache Gelar Aksi Anti Premanisme

Massa yang tergabung dalam Komunitas Apache, saat berorasi di halaman gedung DPRD Kota Banjar. Dalam orasinya mereka menyampaikan kecaman terhadap segala bentuk aksi premanisme. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Ratusan massa yang tergabung dalam Komunitas Apache, menggelar aksi unjuk rasa Anti Premanisme di Kota Banjar, Selasa (11/07/2017). Massa yang didominasi warga Kecamatan Purwaharja itu menggelar aksi di empat titik, yakni di halaman Makopolresta Banjar, Kantor Setda, Alun-alun, dan di halaman gedung DPRD Kota Banjar.

Dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, massa berorasi sambil membawa berbagai poster serta spanduk bertuliskan kecaman terhadap segala bentuk aksi premanisme.

Mereka pun melakukan aksi dukungan terhadap Hermansyah, ahli ITE di Institut Tekhnologi Bandung (ITB) yang menjadi korban pembacokan di Tol Jagorawi pada hari Minggu kemarin, dan meminta agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas pelaku pembacokan.

“Kami mengecam segala bentuk aksi premanisme, kami pun menuntut pelaku pembacokan segera ditangkap,” ujar Debi Puspito, selaku korlap dalam aksi tersebut.

Selain menuntut aksi pembacokan terhadap Hermansyah, massa juga mengecam aksi premanisme yang belakangan ini kerap terjadi di Kota Banjar.

Kapolres Banjar, AKBP. Twedi, mengaku bahwa pihaknya menyambut positif aksi damai yang dilakukan oleh Komunitas Apache, yang menyuarakan kecamannya terhadap aksi premanisme di Kota Banjar. Menurutnya, aksi premanisme di Kota Banjar ini tidak terlalu tinggi, tapi ada kegiatan-kegiatan premanisme seperti pungli di tempat parkir dan terminal.

“Saya mendukung aksi damai berantas premanisme ini. Di Kota Banjar tidak terlalu tinggi namun masih ada seperti pungli-pungli dan semua itu sudah kami berantas,” ujarnya, kepada wartawan.

Pihaknya pun berharap Kota Banjar tetap aman, tentram, dan nyaman dengan tidak adanya premanisme. Kapolres pun meminta dukungannya dari seluruh elemen masyarakat dalam upaya pemberantasan segala bentuk aksi premanisme di Kota Banjar.

“Saya yakin semua elemen masyarakat di Kota Banjar ini pasti mendukung dengan ditiadakannya segala bentuk aksi  premanisme,” kata Twedi.

Usai melakukan orasi di halaman Mapolresta Banjar, massa pun kemudian menuju ke Kantor Setda Kota Banjar. Di tempat ini massa diterima oleh Asda 1, Tomi Subagja. Massa menyampaikan petisi dan minta dukungan kepada Pemkot Banjar, terkait tindakan tegas terhadap aksi premanisme.

Usai dari Setda, kemudian massa bergerak menuju Alun-alun Banjar untuk membacakan pernyataan sikap dan berorasi. Selanjutnya, mereka pun menuju gedung DPRD Kota Banjar. Di tempat ini mereka diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi, beserta Wakil Ketua DPRD Kota Banjar, Nana Suryana.

Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang R Kalyubi, menegaskan, bahwa pihaknya juga sangat setuju dan sependapat dalam hal pemberantasan premanisme.

Akhir dari aksi unjuk rasa ini, Komunitas Apache membuat lima pernyataan sikap yang intinya tindak tegas segala bentuk aksi premanisme. (Hermanto/R3/HR-Online)

About author

Related articles

1 Comment

Leave a Reply