Ini Harapan BKPRMI Ciamis atas Diwisudanya Ribuan Santri TKA/TPA

14/07/2017 0 Comments
Ini Harapan BKPRMI Ciamis atas Diwisudanya Ribuan Santri TKA/TPA

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Ciamis, yang juga Sekda Kabupaten Ciamis, H. Herdiat Sunarya, menggendong salah seorang santri TKA/TPA yang telah diwisuda. Photo: Eli Suherli/HR.

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ribuan santri TKA/TPA se-Kabupaten Ciamis yang mengikuti prosesi wisuda di Gedung Islamic Center, Kamis (13/07/2017), terlihat sangat antusias. Mereka hadir layaknya seorang mahasiswa yang akan diwisuda setelah lulus kuliah dengan memakai toga lengkap.

Tak hanya itu, para santri yang hadir dari berbagi desa di Kabupaten Ciamis itu, juga diantar oleh orang tua beserta gurunya masing-masing yang memenuhi Gedung Islamic Center tempat pelaksanaan wisuda. [Baca berita terkait; 2.525 Santri TKA/TPA se-Kabupaten Ciamis Ikuti Prosesi Wisuda].

Ketua Majelis Pembina Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Ciamis, Andang Irfan Sahara, mengatakan, dengan diwisudanya santri sebanyak 2.525 orang ini diharapkan bisa menjadi penerus bangsa, dan terus mengembangkan syiar Islam.

“Saya yakin dengan keberadaan santri di usia anak ini, artinya kelak mereka bisa menjadi penerus bangsa dan tetap mencintai agama Islam, serta mampu mengamalkan dengan apa yang didapat dari belajar agama pada usia anak hingga dewasa nanti,” katanya, kepada HR Online, saat ditemui usai acara.

Lanjut Andang, BKPRMI berkesempatan untuk berkontribusi dalam membina generasi bangsa. Salah satunya melakukan pembinaan terhadap guru TKA/TPA agar bisa terus melanjutkan keberadaan sekolah agama tersebut. Sebab, keberadaan TKA/TPA saat ini disambut antusias oleh masyarakat Kabupaten Ciamis.

Menurutnya, dengan terus mengembangkan TKA/TPA di daerah, maka pelajaran agama Islam yang di dalamnya ada pelajaran menghapal dan membaca Al Qur’an serta cara menulis huruf Arab, itu merupakan dasar dalam mendalami ajaran agama.

Andang juga mejelaskan, hingga tahun 2017 ini ada sekitar 950 lembaga dan yayasan yang mengembangkan sekolah TKA/TPA yang tersebar di 27 kecamatan, dengan tenaga pengajar ustad dan ustadzah mencapai 10 ribu orang.

“Jumlah sebanyak itu adalah bukti tingginya antusias masyarakat Ciamis atas keberadaan TKA/TPA. Mereka juga turut andil dalam pengembanganya, salah satunya dengan memasukan anaknya ke TKA/TPA untuk belajar agama,” pungkas Andang. (es/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!