“Karya Mandiri” Ciamis Berdayakan Napi & Warga Miskin

10/07/2017 0 Comments
“Karya Mandiri” Ciamis Berdayakan Napi & Warga Miskin

Ibu Solihati saat mengajarkan kerajinan anyaman lidi kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan. Foto: Deni/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Rumah produksi kerajinan anyaman lidi “Karya Mandiri” di Dusun Kubangpari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, memberdayakan para narapidana (Napi) Lembaga Pemasarakatan (Lapas) Kota Banjar dan warga miskin untuk membuat produk kerajinan setengah jadi.

Solihati, pemasaran rumah produksi “Karya Mandiri” ketika ditemui Koran HR, belum lama ini, membenarkan, pihaknya menjalin kerjasama dengan Lapas Kota Banjar dan warga miksin di sekitar rumah produksi untuk pembuatan produk setengah jadi. 

Kepada Koran HR, Solihati menuturkan, dalam sehari rumah produksi “Karya Mandiri” mampu memproduksi produk kerajinan anyaman piring sebanyak tujuh sampai sembilan ribu picis.  

Menurut Solihati, saat ini pihaknya melibatkan sekitar seratus lebih orang pengrajin untuk memproduksi beragam produk kerajinan. Diantaranya pengrajin dari wilayah Ciherang, napi Lapas dan anak usia sekolah.

Terkait kerjasama dengan Lapas Kota Banjar, Solihati menyebutkan, bahwa hal itu sebagai bentuk kerjasama antara pihaknya dengan pihak lapas. Bentuk dari kerjasama tersebut yakni terkait pemberdayaan bagi napi narkoba.

Pada kesempatan itu, Solihati mengaku, dalam waktu dekat ini “Karya Mandiri” mendapat undangan untuk mengikuti kegiatan workshop dan pameran yang diselenggarakan Lapas se Indonesia di Jakarta.

Disinggung soal pemasaran, Solihati menambahkan, pangsa pasar produk kerajinan anyaman lidi dari rumah produksi “Karya Mandiri” sudah menembus ke berbagai kota-kota besar di Indonesia.

Sementara itu, Maskur, pemilik sekaligus suami Solihati, ketika ditemui Koran HR, mengatakan, pihaknya selalu melakukan inovasi dalam produk kerajinan berbahan dasar lidi tersebut. Diantaranya membuat bermacam-macam produk rumah tanggan lainnya, seperti dudukan lampu, lampu hias, taplak, dudukan gelas dan lainnya.

“Sekarang ada tiga puluh lebih jenis produk kerajinan berbahan dasar lidi yang kami produksi,” katanya.

Kedepan, Maskur berharap, rumah produksi kerajinan anyaman lidi “Karya Mandiri” miliknya bisa lebih mendapatkan kemudahan dalam hal pemasaran dan permodalan. (Deni/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!