Kemenag Ciamis; Calhaj Tahun Ini Naik 20 Persen

14/07/2017 0 Comments
Kemenag Ciamis; Calhaj Tahun Ini Naik 20 Persen

Kemenag Ciamis melakukan pembinaan Manasik Haji Massal di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa (11/7/2017) lalu. Photo : Tantan Mulyana/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, Yusron Kholid menyatakan, Jemaah calon haji (Calhaj) tahun 2017 naik sebesar 20 persen dibandingkan tahun 2016. Pasalnya, pada tahun 2016 calhaj asal Ciamis tercatat hanya 900 orang. Sedangkan pada tahun 2017 ini, calhaj asal Ciamsi mencapai 1.113 orang.

“Pada tahun ini, akan kami berangkatkan dalam tiga kloter. Ya, pada tahun sebelumnya para jemaah calon haji itu tidak mencapai seribu orang,” kata Yusron, ketika ditemui Koran HR, di sela-sela Pembinaan Manasik Haji Massal di Gedung Islamic Center Ciamis, Selasa (11/7/2017) lalu.

Untuk pemberangkatannya, kata Yusron, terbagi menjadi tiga kloter. Pertama, pada tanggal 8 Agustus 2017 tergabung dalam kloter 38 mencapai 404 orang. Pemberangkatan pada pukul 21.30 WIB.

Kedua, pada tanggal 16 Agustus 2017, kloter 65 sebanyak 278 orang, pemberangkatan pukul 02.30 WIB. Ketiga, kloter 95 pada tanggal 25 Agustus 2017, pemberangkatan pukul 18.30 WIB sebanyak 404 orang. Semua calhaj akan diberangkatkan dari Gedung Islamic Center.

“Tentunya kami sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan ibadah haji tahun 2017 ini. Mulai dari melakukan pembinaan manasik haji tingkat kecamatan di 20 tempat. Kami pun melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menjaga kondisi para calon haji,” ujarnya.

Dalam pelaksanakan manasik haji masal tingkat kabupaten yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center selama dua hari, Yusron berharap pelaksanaan ibadah haji tahun 2017 ini bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apapun.

Terkait dengan perubahan cuaca, Yusron menambahkan, di Kabupaten Ciamis pada khususnya mencapai 20 derajat celcius. Sebaliknya, cuaca di tanah suci bisa mencapai lebih dari 45 derajat celcius.

“Kami sudah melakukan beberapa evaluasi, menyempurnakan pelayanan, dari mulai KBIH sampai dengan panitia penyelenggara ibadah haji. Kami pun terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, dikarenakan tidak semua obat-obatan yang berlaku di Indonesia dapat digunakan di tanah suci,” katanya.

Senada dengan itu, Kasi Haji dan Umroh, Asep Lukman Hakim, menuturkan, jumlah yang diberangkatkan ke tanah suci tersebut sudah termasuk dengan Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

“Iya tahun ini memang kita punya kuota lebih besar, ada penambahan sekitar 290 orang dari tahun sebelumnya. Hal itu menyusul ada penambahan secara nasional,” katanya.

Asep bersyukur, sampai sejauh ini belum ada calhaj yang mengundurkan diri dari pemberangkatan. Tahun lalu, sedikitnya ada tiga orang yang mengundurkan diri dari pemberangkatan, diantaranya karena hamil dan dua lagi sakit. (Tan/dsw/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!