Obwis Grand Sayang Kaak di Ciamis Ramai Dikunjungi Wisatawan

10/07/2017 0 Comments
Obwis Grand Sayang Kaak di Ciamis Ramai Dikunjungi Wisatawan

Obwis Sayang Kaak di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan/ Kabupaten Ciamis. Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Objek wisata (obwis) Grand Sayang Kaak di Dusun Cikatomas, Desa Handapherang, Kecamatan/ Kabupaten Ciamis, ramai dikunjungi wisatawan. Padahal obwis tersebut dibuka oleh pihak pengelola baru tiga bulan.

Taufan Nugraha, Pengelola Obwis Grand Sayang Kaak, ketika ditemui Koran HR, Rabu (05/07/2017) lalu, mengatakan, objek di tersebut memiliki potensi yang sangat bagus untuk dijadikan tempat wisata.

“Meski banyak lokasi di Ciamis, tapi kami lebih memilih membuka wisata alam Sayang Kaak ini. Lokasinya berada di atas tebing, di bawahnya memperlihatkan suasana alur sungai Citanduy dan hamparan sawah,” ungkapnya.

Kepada Koran HR, Taufan menjelaskan, selama libur lebaran dan juga libur sekolah, sudah tercatat sekitar 3000 wisatawan mengunjungi obwis Sayang Kaak. Menurut dia, pengunjung bisa menikmati wahana yang tersedia di Obwis Sayang Kaak.

“Pengunjung bisa berfoto selfie bersama di lokasi yang sudah kami sediakan di atas tebing curam. Demi keselamatan, pengunjung yang mau berfoto harus berhati-hati dan menaati peraturan yang kami terapkan,” katanya.

Taufan mengungkapkan, Sayang Kaak juga menyediakan tempat outbond untuk anak-anak TK dan SD dengan fasiltias yang sudah disediakan seperti flyingfox. Dan yang lebih ektrime lagi adalah arung jeram di sungai citanduy dan camping ground.

“Untuk menambah daya tarik, kami terus menambah fasilitas supaya para wisatawan bisa dengan nyaman menikmati indahnya alam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Taufan menambahkan, Obwis Grand Sayang Kaak dibangun areal lahan milik sendiri dengan luas 3 hektar dan di atas jurang Sungai Citanduy sedalam 220 meter. Obwis ini digagas pertama kali oleh Kabid Destinasi Dinas Pariwisata Ciamis, Budi Kurnia.

“Kami bersyukur, kini obwis Grand Sayang Kaak dikelola bersama pemuda ini sudah dikenal hingga keluar daerah,” katanya.

Sementara itu, Risma, pengunjung asal Kota Banjar, ketika dimintai tanggapan, mengaku mendapatkan informasi soal Obwis Grand Sayang Kaak dari sosial media. Dia bersama teman-teman kemudian memutuskan untuk berkunjung langsung.

“Ini pertama kali saya datang. Objek wisata Sayang Kaak cukup indah sekali. Saya bisa berfoto bersama dengan teman-teman. Meski takut, saya mencoba memberanikan diri menikmati wahana flyingfox,” katanya. (Es/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!