Satpol PP Ciamis Amankan Tiga Anjal Pencuri Ikan

12/07/2017 0 Comments
Satpol PP Ciamis Amankan Tiga Anjal Pencuri Ikan

 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis berhasil mengamankan tiga orang anak jalanan (anjal) yang diduga tengah mencuri ikan milik warga, Selasa (11/10/2017). Saat ditangkap, ketiga anjal tersebut dalam kondisi setengah mabuk. Photo : Tantan Mulyana/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis berhasil mengamankan tiga orang anak jalanan (anjal) yang diduga tengah mencuri ikan milik warga, Selasa (11/10/2017). Saat ditangkap, ketiga anjal tersebut dalam kondisi setengah mabuk.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran HR, ketiga anjal yang berhasil diamankan Satpol PP tersebut berinisial E (17) warga Ciamis, sedangkan D (13) dan T (13) merupakan warga asal Tasikmalaya.

Kepada Koran HR, E bersama kedua rekannya, mengaku sudah hampir satu tahun hidup di jalanan. Sejumlah kabupaten kota sudah mereka datangi. Selama itu, mereka mengandalkan hidup dari hasil mengamen di lampu merah.

“Sehari-hari, kami mengonsumsi obat-obatan (Sanadril dan Grentusif) dan minuman keras (miras). Yang sering banget make (obat-obatan) temen saya yang berhasil kabur dari kejaran Satpol PP,” kata E kepada Koran HR.

E menuturkan, dia bersama rekan-rekannya mendapatkan obat-obatan dari apotek. Sekali mengonsumsi obat-obatan, dia dan rekannya paling sedikit menelan 10 butir. Ditambah lagi miras yang dioplos dengan suplemen jamu dan air mineral.

“Seperti itulah kehidupan kami sehari-hari. Sebenarnya kami sangat ingin sekolah lagi, tetapi kehidupan orang tua kami serba sangat kekurangan,” katanya.

Kabid Trantib Sat Pol PP Kabupaten Ciamis, Adang Rahman, ketika dimintai tanggapan, Selasa (11/07/2017), membenarkan, pihaknya berhasil mengamankan ketiga anjal tersebut karena meresahkan warga.

“Seorang anak harusnya dijadikan kekayaan berharga oleh keluarga. Jangan salahkan anak apabila kelakuannya seperti ini. Kalau anak sudah seperti ini, mau seperti apa kelak di masa depan. Kami prihatin melihat anak di bawah umur sudah terjerumus ke dalam dunia hitam,” katanya.

Adang mengaku akan memanggil orangtua yang paling bertanggungjawab atas ketiga anjal tersebut untuk memberikan pembinaan lebih lanjut. Pihaknya juga berencana berkordinasi dengan instansi lain guna mencari jalan keluar agar hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari. (Tan/R4/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!