Sudah Tahu, Mengapa Jarum Jam Berputar ke Kanan? Ini Jawabannya

16/07/2017 0 Comments
Sudah Tahu, Mengapa Jarum Jam Berputar ke Kanan? Ini Jawabannya

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),-

Tahukah kamu, mengapa jarum jam berputar ke arah kanan? Dan, bagaimana nenek moyang kita memutuskan arah berputar jam? Bahkan, istilah searah jarum jam pun sering dilontarkan dalam kehidupan sehari-hari karena memang didasarkan jarum jam berputar ke arah kanan.

Dikutip dari Wikipedia, bahwa arah jarum jam bermula dari Jam Matahari sebagai jam tertua di dunia yang mengetahui waktu, dengan berpatokan pada perubahan posisi panjang bayangan tongkat yang di tanam di permukaan tanah.

Namun, tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan perangkat tersebut dibuat. Hanya saja, Jam Matahari tertua yang pernah ditemukan kebanyakan berasal dari Yunani.

Bentuk Jam Matahari berupa sirkuler dengan penanda di bagian tengah, ditemukan oleh Chaldean Berosis sekitar 340 SM. Sedangkan, beberapa artefak Jam Matahari lainnya ditemukan di Tivoli, Italia tahun 1746, di Castel Nuovo dan Rigano tahun 1751, dan di Pompeii pada tahun 1762.

Rancangan Jam Matahari paling umum dikenal memanfaatkan bayangan yang menimpa permukaan datar, yang ditandai dengan angka jam dalam suatu hari. Seiring perubahan pada posisi matahari, maka waktu yang ditunjukkan oleh bayangan tersebut juga ikut berubah. Tapi pada dasarnya, Jam Matahari bisa dibuat menggunakan segala jenis permukaan yang ditimpa bayangan dan dapat ditebak posisinya.

Namun, kekurangan dari Jam Matahari tidak bisa mengukur waktu pada saat jam malam. Jadi, sebagai pengganti untuk mengukur waktu pada saat malam hari dapat menggunakan jam bintang.

Sebagian besar Jam Matahari menunjukkan waktu matahari yang nyata. Selain itu, dengan variasi rancangan yang kecil, Jam Matahari bisa juga mengukur waktu standar dan waktu musim panas.

Buku Mengenal Antariksa terbitan Elex Media Komputindo, menyebutkan bahwa Jam Matahari sudah digunakan sejak 2000 SM, hingga jam mesin dibuat pada abad 17 sebagai cara yang tepat guna mengetahui waktu.

Di Bumi bagian Utara, Matahari terbit dari Timur melewati Selatan, lalu terbenam di arah Barat atau sebelah kiri. Kemudian, tepat siang hari ada di Utara dan bayangan di sore hari ada di bagian Timur atau sebelah kanan. Dari pergerakan bayangan itulah maka arah perputaran jam mesin dibuat ke kanan.

Sementara di Bumi bagian Selatan seperti Australia, Matahari terbit dari Timur melewati Utara, kemudian terbenam di Barat. Berbeda dengan Bumi bagian Utara, di mana bayangannya ada di sisi bagian Selatan.

Pergerakan bayangan Jam Matahari pun berkebalikan dengan jam Matahari di Bumi bagian Utara, yakni berputar ke kiri. Dengan demikian, pada saat siang hari bayangannya menunjuk ke arah Selatan.

Lalu, mengapa arah perputaran jam yang dipakai bukan arah di Bumi bagian Selatan? Hal itu karena Bumi bagian Utara merupakan daerah pusat lahirnya peradaban di Bumi, diantaranya peradaban Mesir, Mesopotamia, Indus dan Sungai Kuning, semuanya ada di Bumi bagian Utara.

Seperti diketahui bahwa daratan di dunia ini sebagian besar berada di Bumi bagian Utara, sedangkan di Bumi bagian Selatan hanya sedikit. Sehingga banyak peradaban yang lahir di Bumi bagian Utara.

Namun, jika daratan lebih banyak berada di Bumi bagian Selatan, mungkin saja jam yang kita pakai saat ini pun arah jarumnya berputar ke kiri. (Eva/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!