Tahun Anggaran 2017, Pemdes Batulawang Banjar Siap Realisasikan Sejumlah Kegiatan

30/07/2017 0 Comments
Tahun Anggaran 2017, Pemdes Batulawang Banjar Siap Realisasikan Sejumlah Kegiatan

Kaur Perencanaan Desa Batulawang, Ratna Widiatama. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Di tahun anggaran 2017, Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, akan merealisasikan sejumlah kegiatan yang dibiayai anggaran pendapatan dari berbagai sumber. Seperti halnya PADes, Dana Desa (DD), Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah, Alokasi Dana Desa (ADD), maupun dari bantuan keuangan provinsi (Banprov).

Kepala Desa Batulawang, Ani Sumarna, melalui Kaur. Perencanaan, Ratna Widiatama, mengatakan, di tahap pertama dari ADD, Desa Batulawang akan merealisasikan untuk bidang penyelenggaraan pemerintah desa, bidang kemasyarakatan desa seperti pembangunan jembatan di RT.09, RW.03, Dusun Karangsari, serta pemberian barang untuk bidang keagamaan berupa menara Masjid Al Ikhlas.

“Dana Desa tahap pertama ini kita gunakan untuk bidang pembangunan desa, seperti infrastruktur berupa pembangunan drainase sebanyak 8 titik, turap 7 titik. Sedangkan, pemberdayaan desa dialokasikan untuk RTLH, santunan kepada masyarakat, pertanian, serta kegiatan kepemudaan,” terang Ratna, saat ditemui Koran HR, Selasa (25/07/2017) lalu.

Kantor Desa Batulawang, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Dia juga menyebutkan, bahwa pendapatan Desa Batulawang di tahun 2017 ini berasal dari PADes sebesar Rp.203.721.200, DD Rp.991.992.000, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah sebesar Rp.749.402.000, ADD Rp.2.647.474.000, dan Banprov sebesar Rp.165.000.000, sehingga jumlah total pendapatan keseluruhan mencapai Rp.4.087.589.200.

“Nah, untuk realisasi tahap pertama dari DD itu 40 persen dan ADD 30 persen. Sementara secara keseluruhan di tahun 2017 ini, alokasi di bidang penyelenggaraan pemerintah desa sebanyak 36,74 persen, bidang pelaksanaan pembangunan desa 37,51 persen, bidang pembinaan kemasyarakatan desa 15,49, bidang pemberdayaan masyarakat desa 4,60 persen, dan bidang belanja tak terduga 5,67 persen,” jelas Ratna. (Muhafid/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!