Waspada! Tidur Berlebihan Tingkatkan Risiko Pikun di Usia Tua

03/07/2017 0 Comments
Waspada! Tidur Berlebihan Tingkatkan Risiko Pikun di Usia Tua

Photo: Ilustrasi net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Setiap orang pasti butuh tidur. Waktu tidur yang cukup diperlukan untuk mendukung kesehatan. Kurang tidur dapat menyebabkan stres, gangguan mood, dan lain sebagainya. Namun, tidur berlebihan juga bisa meningkatkan risiko demensia.

Demensia merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai gejala yang terkait dengan penurunan ingatan atau kemampuan berpikir lainnya. Demensia sendiri disebabkan oleh kerusakan sel otak yang mengakibatkan terganggunya kemampuan sel otak dalam berkomunikasi satu sama lain. Sehingga, fungsi otak menjadi terganggu.

Hal tersebut dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk berpikir, berperilaku, serta berperasaan. Sebagian besar perubahan di otak yang menyebabkan demensia ini bersifat permanen, bahkan bisa memburuk seiring waktu.

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Neurology, telah membuktikan bahwa tidur berlebihan bisa meningkatkan risiko demensia. Penelitian yang dipimpin Dr. Sudha Seshadri, profesor neurologi di Boston University School of Medicine (BUSM) itu dilakukan dengan cara mengumpulkan waktu tidur para partisipan dalam penelitian tersebut pada setiap malamnya.

Selain itu, peneliti juga mengikuti perkembangan penyakit Alzheimer, serta bentuk demensia lainnya pada partisipan selama 10 tahun. Dan hasilnya, peneliti menemukan partisipan yang tidur lebih dari 9 jam memiliki risiko dua kali lipat untuk mengembangkan demensia pada 10 tahun kemudian, dibanding dengan partisipan yang memiliki waktu tidur selama 9 jam atau kurang.

Penelitian juga membuktikan partisipan yang tidur lebih dari 9 jam memiliki volume otak lebih kecil, dibandingkan partisipan yang memiliki waktu tidur selama 6-9 jam. Hal ini akibat terjadi penurunan fungsi otak, yakni otak kurang berhasil dalam memproses pikiran dan menyelesaikan tugas, sehingga meningkatkan risiko demensia.

Hasil penelitian tersebut mungkin dapat membantu memprediksi orang yang berisiko mengalami demensia. Tidur berlebihan juga menjadi tanda awal seseorang mengembangkan penyakit neurodegenerasi, yakni penyakit yang menyerang sel otak dan sumsum tulang belakang.

Lantas, berapa lama waktu tidur yang ideal? Tidur menjadi indikator kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Dengan demikian, tidur yang cukup sangat penting untuk dipenuhi.

Waktu tidur yang dibutuhkan untuk dewasa usia 18-64 tahun adalah sebesar 7-9 jam. Untuk lansia usia 65 tahun ke atas membutuhkan waktu tidur selama 7-8 jam. Sedangkan, waktu tidur kurang dari 7 jam bisa meningkatkan risiko obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, stroke, penyakit jantung koroner, dan tekanan mental. (Eva/R3/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!