Lagi, Aksi Vandalisme di Pangandaran Dikeluhkan Wisatawan

22/08/2017 0 Comments
Lagi, Aksi Vandalisme di Pangandaran Dikeluhkan Wisatawan

Saung di Batukaras yang menjadi sasaran aksi vandalisme. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Keberadaan Kabupaten Pangandaran yang menjadi salah satu wilayah tujuan wisata dari berbagai daerah di Indonesia memang tak bisa diragukan lagi. Terlebih banyak pilihan wisata yang bisa dikunjungi mulai dari wisata sungai, pegunungan, maupun lautnya.

Seperti halnya di Kecamatan Cijulang, terdapat wisata Batukaras yang selalu dikunjungi wisatawan. Meski begitu, ada pemandangan tak sedap di joglo atau saung yang penuh dengan coretan cat pilox.

“Wah, tulisannya tidak karuan dan saya lihat jadi tidak pas saja. Padahal, kalau warga sekitar ataupun petugas berperan aktif menjaga fasilitas di lokasi wisata aksi vandalism seperti ini bisa diminimalisir,” kata Andri, salah satu wisatawan asal Bogor kepada HR Online.

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPTD Batukaras, Dadang, wisata Batukaras adalah satu penyumbang PAD yang selalu mencapai target. Meski begitu, ia mengakui belum bisa memantau secara keseluruhan lokasi secara intens sehingga aksi orang jahil tak bisa terhindarkan.

“Memang aksi vandalisme jelas tidak dibenarkan karena merusak pemandangan. Maka dari itu, kita harap semua pihak bisa bersama-sama mencegah hal-hal yang seperti ini. Kalau kita sendiri yang terus melakukan pemantauan jelas belum bisa maksimal. Makanya kita ajak semuanya berperan aktif untuk menjaga lokasi wisata ini,” katanya kepada HR Online beberapa waktu lalu.

Semetara itu, Kasi Promosi Dinas Pariwisata Pangandaran, Asep Kartiwa, mengatakan, aksi vandalisme bukan hanya di Batukaras saja, akan tetapi di tempat lain juga masih cukup banyak. Karena aksi tangan jahil tersebut, Asep menilai dampaknya sangat buruk bagi para wisatawan, khususnya mancanegara.

“Aksi vandalisme itu kesannya kotor, tidak bersih dan parahnya merusak pemandangan. Kita harap semuanya ikut serta dalam menjaga lokasi wisata yang ada di Pangandaran dan berani menegur siapapun yang melakukan aktifitas yang berdampak tidak baik. Bahkan, kalau bisa langsung lapor ke petugas,” tegasnya.

Ia menambahkan, bagi wisatawan yang datang ke Pangandaran diharapakan menggunakan jasa pemandu legal. Sebab, demi menjaga keamanan, keselamatan dan sebagai langkah antisipasi dari tangan-tangan jahil. (Ntang/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!