Ormas di Pangandaran Sayangkan Ulama Lontarkan isu SARA

Ormas di Pangandaran Sayangkan Ulama Lontarkan isu SARA

Sejumlah Ormas di Pangandaran seperti Gibas, Gabungan Anak Nelayan (GAN), Pemuda Pancasila (PP), dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) di sela-sela kegiatan pengajian. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah Ormas di Pangandaran seperti Gibas, Gabungan Anak Nelayan (GAN), Pemuda Pancasila (PP), dan Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) sesalkan pernyataan salah satu orang yang mengatasnamakan Forum Aliansi Ulama Pangandaran di media massa beberapa waktu lalu.

Mereka menilai, tak sepantasnya jika ada ulama melontarkan statemen yang berpotensi menimbulkan perpecahan di kalangan ulama sendiri.

Baca Juga: Forum Aliansi Ulama Pangandaran Desak Golkar tak Calonkan Dedi Mulyadi di Pilgub Jabar

“Beda madzhab di kalangan ulama sudah biasa, begitu juga dengan perbedaan persepsi dalam politik juga merupakan hal yang wajar. Jika ulama terbiasa dalam lingkaran konflik bukannya menjadi sebuah kebaikan, namun malah menimbulkan perbedaan yang rentan perpecahan,” tegas Yana Macan, Ketua Gibas Pangandaran kepada HR Online, Jum’at (11/08/2017) malam.

Ia menambahkan, selain menyayangkan statemen tersebut, ia juga mempertanyakan kapasitas Cecep. “Dia seperti apa? Ulama yang mana? Kok tiba-tiba dia mengklaim Dedi Mulyadi salah dan tidak mengedepankan islam, malahan budaya. Padahal, belum tentu dia (Cecep) benar semua yang dilakukannya,” tegasnya lagi.

Secara pribadi ataupun atas nama ormasnya, Yana mengaku menyayangkan perihal tersebut. Sebab, hal tersebut belum tentu kebenarannya. Bahkan, malah berpotensi menimbulkan perpecahan lantaran membawa-bawa nama ulama.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Diserang Isu SARA, Golkar; Kita Ambil Langkah Hukum

“Saya kenal baik dengan beliau (Cecep) karena satu angkatan sekolah di SPG Negeri Ciamis. Namun, menurut saya ulama itu biasanya cerdas, menghindari perpecahan dan meredam saat konflik muncul, bukan malah menebar isu SARA. Padahal, Islam itu rahmatan lil alamin, cinta kedamaian, kenapa ini saling menyalahkan?,” pungkas Yana. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles