(Pilkada Ciamis) Akademisi Minta Bacabup “Kampanye Sehat”

(Pilkada Ciamis) Akademisi Minta Bacabup “Kampanye Sehat”

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh (Unigal), Endin Lidinillah. Foto: Deni/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah akademisi meminta Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang bertarung mendapatkan simpati masyarakat dalam rangka menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis melakukan aksi kampanye dengan sehat.

Menurut akademisi, Pilkada akan berkualitas apabila para Bacabup (kontestan) memakai dan menerapkan politik tingkat tinggi (high politic) bukannya politik rendahan (lower politic). Indikatornya, Bacabup bertarung secara jujur, adil dan ksatria.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Galuh (Unigal), Endin Lidinillah, ketika dimintai tanggapan oleh Koran HR, Selasa (25/07/2017) lalu, menegaskan hal itu. Salah satuya, menurut Endin, Bacabup dari kalangan birokrat harusnya tidak mempergunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik Pilkada.

“Misalnya kemarin momen jalan sehat, banyak penyusupan melakukan kampanye terselubung. Itu politik rendahan, membodohi masyarakat. Idealnya, peringatan hari jadi Ciamis itu mengambil nilai-nilai luhur dari cita-cita pendiri Ciamis. Bukannya dijadikan ajang kampanye seperti itu,” katanya.

Endin khawatir, seandainya prilaku politik rendahan seperti ini terus dilakukan, maka nanti akan terpilih pemimpin-pemimpin yang tidak jujur, tidak adil dan tidak amanah. Toh belum menjadi pemimpin saja sudah memanfaatkan fasilitas negara.

Disinggung soal pemanfaatan program pembangunan pemerintah, Endin menegaskan, khususnya bagi petahana, keberhasilan pembangunan yang dilakukan pemerintah pada periode sebelumnya tidak bisa diklaim sebagai hasil kerja sendiri.

“Itu merupakan kerja bareng semuanya (legislatif, eksekutif, yudikatif). Apalagi melihat kondisi di Ciamis, Bacabupnya merupakan orang-orang yang masih aktif di pemerintahan. Artinya, hasil kerja pemerintahan selama ini tidak bisa diklaim satu atau dua orang. Selain itu pembangunannya pun dibiayai APBD. Jadi, keberhasilan ataupun kegagalan pembangunan Ciamis dilakukan semua (bersama),” katanya.

Pada kesempatan itu, Endin berharap masyarakat tidak memandang pelaksanaan Pilkada kali ini sebatas prosedur semata. Menurut Endin, siapa yang akan menjadi pemimpin itu penting, tapi yang lebih penting adalah apa yang akan dilakukan pemimpin. 

“Jadi pertanyaannya apa yang akan dilakukan oleh dia (pemimpin), dan jangan hanya melihat siapa dianya saja,” katanya.

Sedangkan kepada Bacabup, Endin meminta agar Bacabup jangan hanya melulu bertarung dengan gambar, karena itu tidak mencerdaskan masyarakat. Dia menyarankan agar Bacabup mulai bertarung dengan program agar masyarakat pemilih menjadi rasional.

“Kalau pemilih rasional, maka akan mempermudah Bacabup juga. Mereka akan memilih berdasarkan program bukan hal-hal lain, apalagi materi,” katanya. (Deni/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles