Tingkatkan Kualitas SDM, PKH Banjar Rutin Gelar P2K2

12/08/2017 1 Comment
Tingkatkan Kualitas SDM, PKH Banjar Rutin Gelar P2K2

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) di salah satu rumah KPM yang berada di Lingkungan Sukarame Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar Kota Banjar. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Puluhan warga Lingkungan Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar seperti biasanya setiap 1 bulan sekali melakukan pertemuan di rumah ketua kelompok keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).

Bukan untuk mendapatkan bantuan, namun mereka berkumpul untuk mendapatkan berbagai informasi maupun pengetahuan dari program yang dipersiapkan oleh pendamping PKH.

Menurut Koordinator PKH Kota Banjar, Rahmat, kegiatan rutinan bulanan tersebut merupakan agenda wajib yang diikuti oleh para KPM yang tersebar di berbagai titik yang ada di Kota Banjar.

“Sebagaimana program yang telah kita rencanakan, para KPM akan mengikuti berbagai kegiatan bulanan yang mana di dalamnya mengarahkan mereka untuk betul-betul paham program kita, seperti halnya masalah kesehatan, ekonomi, pendidikan maupun lainnya” kata Rahmat kepada HR Online, Jumat (11/08/2017).

Rahmat menambahkan, kegiatan bulanan yang disebut Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2) tersebut, digelar oleh masing-masing kelompok KPM yang ada di Kota Banjar. Sementara itu, untuk 1 kelompok KPM terdiri dari 30 orang. Adapun untuk di Kota Banjar terdapat 3255 KPM

“Jadi mereka tidak hanya mendapatkan bantuan berupa uang saja, akan tetapi program-program kita yang bertujuan untuk menangani soal kesehatan, ekonomi, pendidikan ataupun yang lainnya mereka diarahkan supaya bisa paham dan melaksanakannya,” jelas Rahmat lagi.

Untuk pelaksanaannya, imbuh Rahmat, secara teknis digerakkan oleh ketua kelompok yang mana memiliki tugas menyampaikan informasi kepada anggotanya secara lisan. Setelah itu, pendamping PKH melakukan konfirmasi terkait kegiatan bulanan kepada ketua kelompok.

“KPM kita kasih modul materi yang telah disiapkan. Di sela-sela kegiatan supaya mereka paham dan tidak jenuh, kita kasih sebuah permainan ataupun sebuah tayangan yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Dengan pola seperti itu, akan mempermudah KPM melaksanakan berbagai pengetahuan yang kita sampaikan,” tutur Rahmat.

Terakhir, kata Rahmat, KPM juga diberi kesempatan menyampaikan berbagai keluhan atau informasi apapun yang berkaitan dengan kondisi KPM. Hal tersebut agar bisa dipecahkan secara bersama-sama dan dicarikan solusinya.

“Dengan program ini diharapkan mereka akan lebih mandiri dalam mengurus keluarga   baik dalam bidang kesehatan, ekonomi seperti pengelolaan keuangan, ataupun masalah pendidikan untuk anak-anak mereka. Dengan begitu, kualitas SDM para KPM bisa meningkat sebagaimana target pemerintah,” pungkas Rahmat. (Muhafid/R6/HR-Online)

About author

Related articles

1 Comment

    Leave a Reply