Ai Elah; 60 Persen Penderita Kanker di Ciamis sudah Disembuhkan

04/09/2017
Ai Elah;  60 Persen Penderita Kanker di Ciamis sudah Disembuhkan

Foto: Ilustrasi net/ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Ciamis, Hj. Ai Elah Syam Arifin, mengunjungi Sutiati (42), penderita kanker serviks stadium tiga, di Dusun Bantardawa, RT 11 RW 03, Desa Bantardawa, Kecamatan Purwadadi, Selasa (29/08/2017). Pada kesempatan itu, Ai Elah memberukan bantuan sosial berupa uang kepada Sutiati.

“Kami selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui kegiatan PKK maupun kegiatan khusus. Penyakit kanker adalah salah satu penyakit yang harus diawasi dan mendapatkan pelayanan khusus,” katanya.

Ai Elah mengungkapkan, sejauh ini sedikitnya terdapat 163 kasus penderita kanker. Dari total jumlah penderita kanker tersebut, sekitar 60 persen diantaranya sudah mendapatkan pertolongan.

Pada kesempatan itu, Ai Elah menuturkan, YKI Kabupaten Ciamis sudah memberikan instruksi kepada setiap Kepala Puskesmas agar gencar menyosialisasikan tentang penyakit kanker kepada masyarakat. 

“Kanker ini adalah salah satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan, hanya melalui proses kesabaran serta pengobatan yang serius pasien bisa disembuhkan. Dan perlu kami sampaikan juga, Insyaallah dalam waktu dekat ini, mungkin di tahun 2018 nanti, akan berdiri rumah sakit ortopedi serta penanganan penyakit kanker di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Purwadadi, Hari Ramdhani, kepada Koran HR, Selasa (29/08/2017) lalu, mengatakan, pihaknya belum bisa menjelaskan ada berapa penderita kanker di wilayah kerjanya.

“Untuk pasien penderita kanker kami masih belum bisa menjelaskan ada berapa jumlah seluruhnya. Alasannya karena rata-rata penderita kanker ini berobatnya tidak menempuh proses melalui puskesmas dulu. Kebanyakan penderitanya langsung berobat ke dokter spesialis. Dan pihak keluarga juga biasanya selalu menyembunyikan kasusnya. Padahal penyakit ini sebenarnya sangat berbahaya bagi si penderita,” katanya. (Suherman/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles