Akibat Hama Wereng & Ulat Daun, Petani di Sinartanjung Banjar Terancam Gagal Panen

06/09/2017
Akibat Hama Wereng & Ulat Daun, Petani di Sinartanjung Banjar Terancam Gagal Panen

Sekitar 20 hektare tanaman padi di wilayah Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, diserang hama wereng dan ulat pelipat daun. Photo: Tsabit AH/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Serangan hama wereng dan hama ulat pelipat daun kini semakin menyebar luas di areal pesawahan milik para petani di Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat. Akibatnya, para petani terancam gagal panen.

Sarwan, salah seorang petani setempat, mengatakan, beberapa petak sawah yang ia tanami padi sejak satu minggu lalu mulai diserang hama wereng dan ulat pelipat.

Menurutnya, hama wereng menyerang pada batang padi dan mengakibatkan tanaman padi menguning. Sedangkan, hama ulat menyerang bagian daun, akibatnya bagian daun menjadi berlipat dan muncul bintik putih.

“Saya sudah upayakan penanggulangan hama dengan menyemprotkan berbagai jenis obat pembasmi, namun tidak ada tanda-tanda hama itu hilang, bahkan serangan bertambah terus,” tutur Sarwan, kepada HR Online, Rabu (06/09/2017).

Keluhan serupa diungkapkan petani lainnya, Yayat Khoerudin, bahwa serangan hama wereng yang kian megganas bakal mengancam hasil panennya nanti. Upaya-upaya untuk penanggulangannya telah dilakukan tapi serangan hama wereng dan ulat gulung masih saja terjadi.

“Mau gimana lagi, berbagai obat sudah kita pakai untuk menanggulangi, tetapi tidak kunjung ada hasilnya. Kemarin juga Dinas Pertanian telah melakukan penyuluhan untuk menanggulangi hama wereng dan ulat gulung, yakni dengan melalukan penyemprotan massal ke tanaman padi. Tapi itu seolah tidak mempan dan sekarang tetap muncul kembali,” ungkap Yayat.

Akibat adanya serangan kedua jenis hama tersebut, sekitar 20 hektare tanaman padi di wilayah Desa Sinartanjung dipastikan hasil panennya nanti tidak akan maksimal, bahkan kemungkinan gagal panen.

“Kami berharap agar pemerintah ada upaya lain untuk membantu membasmi hama wereng dan ulat gulung yang kian menyebar ini,” kata Yayat. (Tsabit/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles