Hasil Tangkapan Menurun, Nelayan Jaring Arad Pangandaran Kelimpungan

Nelayan jaring arad di Pangandaran saat menarik jaring yang dilepas ke tengah laut. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Nelayan tradisional Kabupaten Pangandaran yang menggunakan jaring arad mengeluhkan hasil tangkapan semakin menurun yang membuat pendapatan mereka pun juga menurun.

Warti, salah satu penarik jaring arad, mengatakan, pendapatan dari hasil tangkapan ikan menggunakan jaring arad akhir-akhir ini kian menurun.

“Padahal ratusan meter jaring dilepas ke laut. Namun hasilnya ikan layur dan udang rebon dengan jumlah yang sedikit,” ujarnya kepada HR Online, Jum’at (01/09/2017).

Hal senada juga diungkapkan Yadi, nelayan lainnya. Menurutnya, berulang kali menaburkan jaring arad ke tengah laut dari bibir pantai sepanjang 300 hingga 400 meter hanya mendapatkan hasil sedikit baik ikan layur maupun udang rebon.

“Memang rezeqi nelayan itu pasang surut seperti halnya laut. Hasil melaut dengan jumlah sedikit, kita bagi dengan para penarik dengan estimasi pendapatan sekitar Rp. 50 ribu saja. Meski begitu, kita hanya pasrah dan berdoa mudah-mudahan ke depan bisa lebih banyak hasil tangkapannya,” ujarnya.

Berbeda dengan Yadi, Ujang salah satu nelayan yang mencari ikan di tengah laut justru mendapatkan tangkapan ikan cukup banyak. Bahkan, setiap satu kali melaut ia mendapatkan uang dari penjualan ikan kurang lebih mencapai Rp. 1 juta. “Kalau nasibnya lagi bagus kadang dapat uangnya lebih dari Rp. 1 juta setiap kali melaut,” singkatnya. (Ntang/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar