Kalah Poin dalam Peraduan Nasib, PSGC Ciamis Gagal Lolos ke Babak 16 Besar

14/09/2017 0 Comments
Kalah Poin dalam Peraduan Nasib, PSGC Ciamis Gagal Lolos ke Babak 16 Besar

PSGC Ciamis saat melawan Persijap Jepara, pada laga terakhir babak penyisihan grup 3 kompetisi Liga 2, di Stadion Galuh Ciamis, Rabu (13/09/2017). Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Meski PSGC Ciamis berhasil melumat Persijap Jepara dengan skor telak 4-0, pada laga terakhir babak penyisihan grup 3 kompetisi Liga 2, di Stadion Galuh Ciamis, Rabu (13/09/2017), namun tidak membuat Laskar Galuh lolos ke babak 16 besar. PSGC harus puas finish di peringkat keempat klasemen akhir grup 3 dan harus mengikuti babak play off untuk mempertahankan eksistensinya merumput di kompetisi Liga 2.

Pada laga terakhir, PSGC sebetulnya masih memiliki peluang untuk lolos ke babak 16 besar. Namun, nasib itu harus bergantung kepada hasil pertandingan klub lain di grup 3. PSGC bersama Persibat Batang dan PSCS Cilacap, memiliki peluang sama untuk lolos ke babak 16 besar. Untuk lolos ke babak 16 besar, PSGC tak cukup menang di laga terakhir, tetapi dua rivalnya, yaitu Persibat dan PSCS harus bermain imbang atau kalah di laga terakhirnya.

Ternyata nasib berkata lain. Persibat Batang di laga terakhirnya berhasil mengalahkan Persibangga Purbalingga dengan skor telak 3-0. Sementara PSCS Cilacap berhasil mengalahkan PSS Sleman dengan skor 2-0. Dua hasil pertandingan itu yang memupus harapan PSGC untuk lolos ke babak 16 besar.

Akhirnya, Persibat Batang finish di peringkat kedua dan berhak mendampingi PSS Sleman ke babak 16 besar. Sebetulnya, Persibat dan PSCS sama-sama mengantongi poin 24. Namun, Persibat unggul dalam selisih gol. Sementara PSGC mengantongi poin 23 dan harus puas finish di peringkat keempat klasemen akhir.

Manajer PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, tampak tak bisa menyembunyikan kekecawaannya. Pasalnya, tim kebanggaan masyarakat Ciamis ini, akhirnya gagal melaju ke babak 16 besar dalam peraduan nasib di laga akhir. “Kami akhirnya harus mengikuti play-off. Tapi kami tetap semangat,” katanya, usai pertandingan melawan Persijap Jepara.

Begitupun Pelatih PSGC Ciamis, Lukas Tumbuan, tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, kegagalan ini sangat tidak mengenakan. Pasalnya, timnya gagal melaju ke babak 16 besar ketika harus ditentukan oleh hasil pertandingan klub lain. “Meski pada laga terakhir kami menang besar, tetapi tak mampu mengangkat tim untuk lolos ke babak 16 besar. Kondisi ini sungguh tidak mengenakan,” ujarnya.

Sementara itu, dari jalannya laga, empat gol PSGC Ciamis ke gawang Persijap Jepara diciptakan oleh Rosian (13), Arif Budiman (38) dan (64) dan Dika Pratama (89). Sepanjang laga, PSGC Ciamis berhasil mengendalikan permainan.

Sejak awal babak pertama, permainan praktis didominasi oleh PSGC Ciamis. Pemain Laskar Galuh tampak bernafsu melakukan penyerangan untuk menjaga asa lolos ke babak 16 besar, Alhasil, melalui umpan satu dua yang diperagakan pemain PSGC, membuat Rosian yang mendapat umpan manis dari Arif Budiman berhasil membobol gawang Persijap di menit ke 13.

Meski sudah unggul, PSGC tidak mengendurkan serangan. Memasuki menit ke 20, sebetulnya PSGC bisa menambah gol melalui kaki Ganjar Kurniawan. Namun sayang, tendangannya malah mengenai mistar gawang dan langsung diamankan kiper Persijap. Padahal, posisi Ganjar sudah bebas tanpa pengawalan pemain belakang lawan.

Di menit 30, Rosian berhasil mengelabui kiper Persijap. Namun golnya dianulir wasit Akmad Shodirin karena posisi Rosian dianggap offside. Memasuki menit ke 38, PSGC baru berhasil mengandakan kedudukan melalui gol yang diciptakan Arif Budiman. Gol Arif tercipta setelah menerima umpan soloran dari Ganjar Kurniawan. Hingga babak pertama usai, kedudukan masih 2-0 untuk PSGC.

Di babak kedua, pemain PSGC terus berjuang untuk menambah gol. Serangan demi serangan terus dilancarkan anak-anak Ciamis. Namun, di babak kedua pemain Persijap tampak lebih disiplin, sehingga serangan PSGC seringkali mudah dipatahkan.

Memasuki menit ke 64, PSGC kembali menambah gol. Memanfaatkan kelengahan pemain belakang Persijap, Vinsen yang menyusur dari sisi kiri pertahanan lawan berhasil memberikan umpan manis ke Arif Budiman. Arif yang bebas bergerak di depan gawang lawan berhasil mengkonversi peluang menjadi gol.

Meski sudah kemasukan tiga gol, pemain Persijap tampak memberikan perlawanan. Mereka sesekali mengancam gawang PSGC melalui skema serangan balik. Namun, rapatnya pertahanan lini belakang PSGC membuat pemain depan Persijap kesulitan menciptakan gol balasan.

Jelang memasuki masa injury time atau di menit ke 89, Dika Pratama yang menggantikan Rosian berhasil menambahkan keunggulan PSGC. Setelah mendapatkan umpan dari Budiawan, Dika berhasil menjebol gawang Persijap. Hingga babak kedua usai, skor masih bertahan 4-0 untu keunggulan PSGC. (es/R2/HR-Online)

Klasemen Akhir Grup 3 Liga 2 Indonesia

PosisiKlubMainMenangSeriKalahCetak GolKemasukanSelisih GolPoin
1PSS SLEMAN1411122762134
2PERSIBAT BATANG14734157824
3PSCS CILACAP14734159624
4PSGC CIAMIS147251817123
5PERSIBAS BANYUMAS147251917223
6PERSIP PEKALONGAN14347719-1213
7PERSIJAP JEPARA144010920-1112
8PERSIBANGGA PURBALINGGA142111823-157

Sumber: website resmi Liga Indonesia (liga-indonesia.id)

Keterangan:

  1. Peringkat 1 dan 2 (tanda merah) lolos ke babak 16 besar
  2. Peringkat 3 dan 4 (tanda biru) mengikuti babak play off untuk menentukan apakah masih bertahan di Liga 2 atau terdegradasi ke Liga 3 atau Liga Nusantara
  3. Peringkat 5 sampai 8 otomatis degradasi ke Liga 3 atau Liga Nusantara

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!