Pasca Ambruk di SDN 3 Selamanik, Disdik Ciamis Diminta Intens Data Kondisi Bangunan Ruang Kelas

19/09/2017
Pasca Ambruk di SDN 3 Selamanik, Disdik Ciamis Diminta Intens Data Kondisi Bangunan Ruang Kelas

Dua bangunan ruang kelas di SDN 3 Selamanik, Senin (04/09/29017) lalu, ambruk setelah selama 20 tahun tidak mendapat perbaikan. Namun, dua ruang kelas itu sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar siswa. Foto: Tantan Mulyana/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Komisi IV DPRD Ciamis, Hendra Markusi, meminta Dinas Pendidikan Ciamis agar intens mengawasi sekaligus mendata bangunan ruang kelas di seluruh sekolah yang rentan ambruk lantaran dimakan usia. Menurutnya, meski bangunan ruang kelasnya tidak terpakai, namun apabila ambruk, tentunya berbahaya terhadap keselamatan siswa.

“Kalau bangunannya sudah tidak terpakai dan kondisinya sudah lapuk, Dinas Pendidikan harus segera merobohkan bangunannya. Karena kalau dibiarkan, kami khawatir akan mengundang kecemasan dan bisa saja berbahaya terhadap keselamatan siswa,” ujarnya, kepada Koran HR, Senin (11/09/2017) lalu.

Hendra menambahkan, peristiwa ambruknya dua ruangan kelas di SDN 3 Selamanik Kecamatan Cipaku, harus menjadi bahan evaluasi. Dinas Pendidikan, kata dia, harus segera melakukan pendataan terhadap ruang kelas di seluruh sekolah di Kabupaten Ciamis.

“Jadi, kalau Dinas Pendidikan melakukan pendataan dan pengawasan secara intens, tentunya akan mengetahui bangunan ruang kelas di sekolah mana saja yang rentan ambruk. Dengan begitu, Dinas Pendidikan beserta pihak sekolah bisa melakukan perobohan bangunan tanpa harus menunggu ambruk,” ujarnya. 

Hendra mengatakan, apabila melihat kondisi bangunan ruang kelas di seluruh sekolah SD dan SMP di Kabupaten Ciamis, kebanyakan sudah dalam kondisi layak. Namun, dia pun tidak memungkiri masih adanya ruang kelas di beberapa sekolah yang harus mendapat perbaikan. “Kami juga paham dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, sehingga tidak bisa langsung memperbaiki seluruh ruang kelas. Namun, yang kami minta adanya antisipasi dengan melakukan pengawasan. Jika itu dilakukan, pastinya tidak akan ada lagi cerita bangunan sekolah di Ciamis ambruk,” tegasnya. (Tan/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles