Pelaku Pembuang Bayi di Ciamis Ditangkap, Motifnya Malu Karena Hamil Duluan

Dua pasangan sejoli yang tega membuang bayi di sebuah gubuk yang berada di tengah kebun, di Dusun Margaluyu, Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis ditangkap jajaran kepolisian Polres Ciamis. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kasus pembuangan bayi yang ditemukan di sebuah gubuk yang berada di tengah kebun, di Dusun Margaluyu, Desa Margajaya, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis (31/08/2017) sore, akhirnya terungkap.

Bayi malang itu ternyata terlahir dari hasil hubungan di luar nikah dari sepasang sejoli yang diketahui berinisial Set, seorang pria berumur 20 tahun dan Sil, seorang perempuan berumur 19 tahun. Keduanya merupakan warga Cukangbiru RT 02/RW 11 Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis.

Berita Terkait: Di Ciamis, Diduga Dibuang Orangtuanya, Bayi Perempuan Ditemukan di Kebun

Setelah identitas kedua orangtua bayi malang itu terungkap, polisi pun langsung menangkap keduanya. Kini, pasangan sejoli itu sudah mendekam di tahanan Polres Ciamis guna keperluan penyidikan. “Keduanya sudah mengakui bahwa bayi yang ditemukan di daerah Margajaya Sukadana merupakan anaknya. Dan mereka sengaja membuang bayi tersebut karena malu hasil dari hubungan di luar nikah,” kata Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Kartono Gumilar, Selasa (05/09/2017).

Berita Terkait: Untuk Hilangkan Jejak, Alasan Pelaku Membuang Bayi ke Daerah Sukadana Ciamis

Kartono menambahkan, setelah mendapat laporan dari warga terkait penemuan bayi, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi. Dari hasil penyelidikan tersebut, kata dia, kemudian ditemukan jejak pelakunya. “Setelah itu kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di rumahnya. Dan pelaku tidak mengelak atas perbuatannya,” ungkapnya.

Saat ini, kata Kartono, pihaknya tengah meminta keterangan dari pelaku guna memastikan motif sebenarnya hingga keduanya tega membuang bayinya. “Namun, dari hasil penyelidikan sementara, motif dari kasus ini dikarenakan pelaku malu melahirkan bayi dari hasil hubungan di luar nikah,” pungkasnya. (R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar