Pemdes Karangpaningal Ciamis, Tahun 2017 Terima Bantuan Peningkatan Rumah Baru

11/09/2017 0 Comments
Pemdes Karangpaningal Ciamis, Tahun 2017 Terima Bantuan Peningkatan Rumah Baru

Kepala Desa Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Widodo Sujatmiko. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Selain meningkatkan pembangunan fisik dari berbagai sumber anggaran yang masuk ke desa, Pemerintah Desa Karangpaningal, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, saat ini juga menerima bantuan anggaran dari Kementerian PUPR untuk pembangunan rumah warga melalui program peningkatan Rumah Baru (RB).

Kepala Desa Karangpaningal, Widodo Sujatmiko, mengungkapkan, di tahun 2017 ini, pihaknya merasa gembira karena dari beberapa sumber anggaran pembangunan masuk ke wilayah kerjanya. Sumber anggaran tersebut mampu meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, meksipun belum mampu mendongkrak secara signifikan sesuai yang diharapkan.

“Untuk saat ini kami mendaptkan bantuan rumah baru sebanyak 43 unit pembangunan Rumah Baru, dengan anggaran masing-masing penerima sebesar 30 juta rupiah, dan alhamdulillah dalam program ini antusias penerima sungguh luar biasa. Program ini juga mampu meningkatkan kembali semangat  gotong-royong masyarakat. Saat ini pembangunannya sudah mencapai 99 persen,” terangnya, saat ditemui Koran HR di ruang kerjanya, Selasa (05/09/2017) lalu.

Widodo juga mengatakan, pihaknya berharap adanya kelanjutan program yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti halnya pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu). Hingga sekarang baru ada 43 unit rumah dari 207 Kepala Keluarga (KK) yang mendapatkan bantuan.

“Untuk rutilahu juga sudah kami ajukan sebanyak 309 unit. Mengapa kami mengajukan program rutilahu sebanyak itu dikarenakan kondisi ekonomi masyarakat di Desa Karangpaningal saat ini tengah mengalami krisis,” terangnya.

Dia menyebutkan, mayoritas masyarakat Desa Karangpaningal rata-rata berada di bawah garis kemiskinan yang notabene adalah kaum tani. Sementara petani selama ini tidak mampu meningkatkan taraf perekonomian lantaran area pesawahan yang menjadi nadi perekonomiannya terkendala oleh buruknya saluran irigasi. Sehingga, para petani kerap merugi akibat gagal panen.

“Maka dari itulah kami berharap adanya langkah tepat dari Pemkab Ciamis untuk bisa mengembalikan perekonomian masyarakat melalui peningkatan bidang pertanian. Selama ini petani di sini selalu gagal panen sehingga ekonominya terus merosot,” ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menyayangkan selama ini tidak pernah ada tindakan, baik itu dari Pemkab Ciamis maupun dari BBWS. Padahal, pemerintah desa sudah beberapa kali mengajukan permohonan ke Pemkab Ciamis melalui bupati, maupun ke BBWS.

Namun, hingga kini belum juga mendapatkan respon, sehingga kerawanan ekonomi terus meningkat karena para petani di wilayahnya sudah bertahun-tahun tidak bisa panen. Diketahui, sedikitnya ada 280 hektare sawah milik petani yang selalu gagal panen. Hal inilah yang menjadi sumber kemrosotan ekonomi masyarakat di Desa Karangpaningal yang mayoritasnya adalah petani. (Suherman/Koran HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!