Pemdes Neglasari Banjar Realisasikan Dana Transfer Tahap I 100 Persen

Sejumlah kegiatan bidang infrastruktur yang telah selesai dikerjakan Pemerintah Desa Neglasari yang dibiayai dari bantuan dana transfer tahap pertama tahun 2017. Photo: Istimewa.    

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pemerintah Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, telah selesai melaksanakan semua kegiatan fisik maupun non fisik yang dibiayai dari dana transfer bantuan keuangan tahap pertama tahun 2017.

Saat ditemui Koran HR, Senin (28/08/2017) lalu, Sekretaris Desa Neglasari, Dedi Rosdiana, mengatakan, beberapa kegiatan fisik yang sudah dilaksanakan diantaranya, dari Dana Desa (DD) tahap I yaitu pembangunan Jalan Asem dan Jalan Sukamaju, pembuatan gorong-gorong/saluran drainase di RT.28/14, Dusun Warungbuah, dan Rutilahu sebanyak 9 unit tersebar di 4 dusun. Sedangkan, untuk non fisiknya berupa pemberian bantuan sosial bagi lansia dan warga miskin.

Untuk kegiatan yang didanai dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama meliputi, pembinaan dan pelatihan bidang keagamaan, pembinaan dan pelatihan bidang olahraga dan seni budaya masyarakat, serta pembinaan dan pelatihan kader Posyandu.

Ada pula kegiatan yang dibiayai dari dana Bagi Hasil Pajak Daerah, yakni pembinaan dan pelatihan Tutor PAUD, serta pembinan kesatuan masyarakat desa. Kemudian, kegiatan yang didanai dari Bagi Hasil Retribusi Daerah meliputi pembinaan dan pelatihan RT/RW, serta penyelenggaraan promosi kesehatan (Promkes). Sedangkan, Bantuan provinsi (Banprov) dialokasikan pada kegiatan pemeliharaan jalan keep.

“Untuk rencana kegiatan di tahap ke dua, dari DD akan dialokasikan pada pemeliharaan jalan lingkungan di Dusun Cikapundung, peningkatan kapasitas kader pemberdayaan masyarakat desa, dan pemberian satunan kepada 200 anak sekolah dari keluarga kurang mampu. Jumlah sebanyak itu diambil dari 4 sekolah tingkat SD/MI yang ada di Desa Neglasari,” terang Dedi.

Kemudian, dari ADD akan dialokasikan untuk pembangunan kantor desa dan dua balai dusun, yaitu Dusun Cikapundung dan Dusun Warungbuah, pemeliharaan sarana prasarana layanan kesehatan desa atau Poskesdes.

Selain itu, ADD tahap kedua juga akan dialokasikan pada kegiatan pembinaan dan pelatihan keamanan dan ketertiban masyarakat, pembinaan dan pelatihan keagamaan, olahraga dan kesenian sosial budaya masyarakat.

“Selanjutnya dari Bagi Hasil Pajak Daerah dialokasikan untuk penunjang saran prasarana keamanan lingkungan, yakni pemberian barang untuk kelengkapan Poskamling. Kegiatan tahap kedua sudah dimulai di minggu ke 4 bulan Agustus ini,” pungkas Dedi. (Eva/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar