(Pilkada Ciamis) Akasah: Dulu Saya Legowo Kalah di Penjaringan Cabup Partai Golkar

14/09/2017 0 Comments
(Pilkada Ciamis) Akasah: Dulu Saya Legowo Kalah di Penjaringan Cabup Partai Golkar

Anggota Wantim DPD Partai Golkar Ciamis, Akasah, bersama Calon Bupati Ciamis incumbent, Iing Syam Arifin yang juga Ketua Wantim DPD Partai Golkar Ciamis, saat melakukan pendaftaran penjaringan calon bupati Ciamis, di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Anggota Dewan Pertimbangan (Wantim) DPD Partai Golkar Kabupaten Ciamis, Akasah, meminta kepada pihak yang merasa kecewa terhadap surat rekomendasi DPP Partai Golkar yang menetapkan Iing Syam Arifin sebagai calon bupati (Cabup) Partai Golkar di Pilkada Ciamis 2018 mendatang, agar berjiwa besar. Karena, menurutnya, dalam sebuah pemilihan pasti harus memilih salah satu dari sekian yang mendaftar.

“Kalau mau berbicara kebelakang, saya ini bakal calon bupati Ciamis tahun 2013 yang mendaftar di Partai Golkar. Waktu itu saya kalah dalam penjaringan calon bupati. Saya sebagai manusia biasa memang ada rasa kecewa. Tetapi waktu itu saya memilih legowo menerima keputusan DPP Partai Golkar,” tandasnya, kepada Koran HR, Selasa (12/09/2017).

Akasah mengatakan seharusnya seluruh kader Partai Golkar merasa bangga. Karena dua bakal calon bupati Ciamis, yakni Iing Syam Arifin dan Herdiat, merupakan kader Golkar dan menurut hasil survei keduanya merupakan kandidat terkuat. Secara politik Golkar sudah diuntungkan.

“Fakta politik ini sebenarnya sudah menunjukan kemenangan Partai Golkar. Karena parpol lain tidak memiliki kader yang memiliki elektabilitas dan papularitas sekuat Pak Iing dan Pak Herdiat. Hal ini tentunya keuntungan bagi citra Golkar di masyarakat. Dan citra yang sudah bagus ini harus dijaga dan diperkuat oleh soliditas seluruh pengurus dan kader,” katanya.

Namun begitu, kata Akasah, meski Iing dan Herdiat merupakan kader Golkar, namun dalam sebuah proses penjaringan harus dipilih salah satunya. Karena tidak mungkin Golkar mengusung keduanya sebagai calon bupati.

“Bagi yang tidak mendapat rekomendasi tentunya harus berjiwa besar. Seperti halnya saya dulu ketika gagal mendapat rekomendasi pengusungan calon bupati dari Partai Golkar pada Pilkada Ciamis tahun 2013 lalu,” ujarnya. (Bgj/Koran-HR)

Berita Terkait

(Pilkada Ciamis) Toni: Rekomendasi Golkar untuk Iing Tak Perlu Diperdebatkan Lagi

(Pilkada Ciamis) Usung Iing, Pengurus Golkar Diminta Jangan Ada yang Membangkang

(Pilkada Ciamis) Soal Penetapan Calon Bupati, PK Golkar Pertanyakan Keputusan DPP

(Pilkada Ciamis) Dibalik Keganjilan Surat DPP Golkar Untuk H. Iing

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!