Politeknik KP Hadir di Pangandaran

Pertemuan Bupati Pangandaran dengan Kadis Perikanan, Kepala Pelabuhan Cikidang, Kepala Balai Budidaya Pengembangan Air Payau dan Laut serta Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dalam pembahasan Politeknik KP di Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Setelah dibukanya Universitas Padjajaran di Kabupaten Pangandaran, kini giliran Kementrian Kelautan dan Perikanan membuka Politeknik Kelautan Perikanan (KP). Bahkan, rencananya perkuliahan akan mulai berjalan di akhir tahun ini.

Dalam kesempatan pertemuan dengan Bupati Pangandaran, hadir pula Kadis Perikanan, Kepala Pelabuhan Cikidang, Kepala Balai Budidaya Pengembangan Air Payau dan Laut serta Kepala Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pemberian izin Kampus Politeknik persyaratannya sudah dikomunikasikan dengan dukungan dari dunia usaha dan Pemerintah Daerah. Sementara hibah tanah merupakan wewenang dari daerah dan pemerintah pusat serta tenaga pengajar semuanya minimal Strata-2 (S2) sebagaimana persyaratan dari Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Dengan adanya Unpad dan Politeknik di Pangandaran ini, kita juga sedang menyiapkan kader-kader untuk meningkatkan kualitas SDM di Pangadaran. Ini sejarah Pangandaran memasuki peradaban baru,” jelas Jeje Wiradinata pada Koran HR, Selasa (12/9/2017) lalu.

Jeje menambahkan, adanya Politeknik tersebut dapat membantu dalam peningkatan SDM di Pangandaran, khususnya di pendidikan bidang perikanan. Menurutnya, bila masuk ke perguruan tinggi di wilayah Bandung dinilai terlalu jauh, ke Ciamis juga lumayan. Makanya, kata Jeje, adanya di Pangandaran bisa lebih dekat meringankan secara ekonomi.

“Kita punya pantai terpanjang dan jumlah nelayan sekitar 3000an. Kalau ditotal, prediksi dalam setahun bisa mencapai Rp. 100 miliar pendapatannya. Itu kemampuannya dan pemahaman masih terbatas. Oleh karena itu, kalau ada Politeknik dan kita miliki SDM yang mumpuni dalam bidang penangkapan serta budidaya ikan dan pengolahan hasil lalut tentu bisa lebih besar lagi,” kata Jeje lagi.

Dengan adanya perguruan tinggi yang berbasis di Pangandaran, lanjut Jeje, Pemerintah Daerah sangat mendukung dan menunggu keberadaannya. Sebab, Jeje sangat berharap Pangandaran lebih berkembang lebih baik dan semakin maju. (Mad/R6/Koran HR)

KOMENTAR ANDA