Remaja Banjar Bentangkan Spanduk Inginkan Persikoban Bangkit

Sejumlah remaja membentangkan spanduk yang menginginkan bangkitnya kembali Persikoban (Persatuan Sepak Bola Kota Banjar), dan ikut berlaga di Liga 3. Foto: Nanang S/HR.

Sejumlah remaja membentangkan spanduk yang menginginkan bangkitnya kembali Persikoban (Persatuan Sepak Bola Kota Banjar), dan ikut berlaga di Liga 3. Foto: Nanang S/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Pada laga terakhir 16 besar Liga 3 Jabar gruop I, pada tribun penonton terlihat sejumlah spanduk yang dibentangkan dengan tulisan mengingingkan kebangkitan Persatuan Sepak Bola Kota Banjar (Persikoban).

Spanduk tersebut dibentangkan sejumlah remaja yang sangat menginginkan Persikoban ikut dalam perhelatan Liga 3. Spanduk tersebut bertuliskan, “Bersama Kita Bangkitkan Persikoban”, tertulis pula “Bangkitlah Persikoban” dan “Hey Persikoban”.

Selain itu mereka juga meneriakan kekesalannya atas ketidak ikut sertaan Persikoban dalam Liga 3. “Kemana tim tuan rumah, kemana Persikoban. Masa menjadi penonton saja. Dan kami meminta Askot PSSI Banjar untuk menghidupkan kembali Persikoban,” teriak mereka seraya membentang sejumlah spanduk lainnya, Rabu (20/09/2017) di stadion Sport Center Langensari.

Mereka juga meminta keseriusan Pemkot Banjar untuk membantu Askot PSSI Banjar agar dapat mewujudkan kebangkitan Persikoban. “Pemkot Banjar jangan hanya membangun fisik saja, terus saja bikin taman. Sudah waktunya serius urus olahraga khususnya sepak bola. Kami tidak mau tahu, tahun depan Persikoban harus ikut Liga 3,” teriak mereka lagi.

Seusai pertandingan, HR Online mencoba mengkonfirmasi salah seorang remaja yang membentangkan spanduk dan berteriak selama pertandingan. Salah satu remaja itu bernama Sidik Ilham (17) dan juga masih menjadi siswa di SMK 2 Banjar.

Sidik mengatakan, aksinya itu dilakukan agar Persikoban bisa bangkit kembali seperti masa kejayaan Persiban.

“Banyak potensi pemain kota Banjar yang akhirnya harus bermain dengan klub luar kota. Buat apa membangun sport center dengan lapangan bola yang lumayan bagus, tapi malah dipakai klub luar kota bertanding, inikan sangat ironis,” ketus Sidik. (Nanks/R1/HR-Online)

KOMENTAR ANDA