Saat di Banjar, Ini yang Dikatakan Anggota Komisi II DPR RI Soal UU Pemilu

Anggota Komisi II DPR RI, H. Yanuar Prihatin. 

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

DPR RI mendorong KPU dan Bawaslu supaya gencarkan sosialisasi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 yang baru disyahkan pada Juli lalu, setelah melewati berbagai dinamika panjang di parlemen.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi II DPR RI, H. Yanuar Prihatin, saat ditemui Koran HR, usai mengisi kegiatan Training Motivasi terhadap ratusan pelajar di kampus MA Al-Azhar Citangkolo, Kecamatan Langgensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (24/09/2017).

“Ya, saat ini lagi tahap sosialisasi UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 di berbagi tempat, setelah kemarin disyahkan. Dari KPU dan Bawaslu sedang mengerahkan personilnya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait UU Pemilu,” katanya.

Lanjut Yanuar, sosialisasi perlu dilakukan karena hal ini sangat penting. Pasalnya, dalam UU Pemilu tersebut banyak beberapa hal baru yang harus disampaikan. Contohnya, terkait isu soal ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold), ambang batas parlemen, dan terkait metode perhitungan konversi suara.

Dia menegaskan, hal itu sangat penting disampaikan, baik kepada pengurus parpol di tingkat daerah, maupun kepada stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat. Untuk itu, Komisi II DPR RI sepakat terus mendorong KPU dan Bawaslu supaya gencar melakukan sosialisasi terkait UU Pemilu tersebut. (Tsabit/R3/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar