Sah! Siroj Pimpin PMII Banjar 2017-2018

Sirojul Muntaha, Ketua Terpilih PMII Kota Banjar periode 2017-2018. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar ikuti Konferensi Cabang (Konfercab) ke-8 di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (17/09/2017).

Acara yang bertema penguatan integritas kader menuju progretifitas PMII tersebut diikuti oleh puluhan kader PMII dari berbagai tingkatan, seperti Rayon Tarbiyah STAIMA, Assyafiiyah STAIMA, Komisariat Bina Putera maupun Komisariat STAIMA.

Ketua Panitia, Nur Halimah, menjelaskan, Konfercab ini merupakan agenda wajib dalam PMII untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan periode 2016-2017 pimpinan Ahmad Nursodiq dan memilih ketua baru untuk periode 2017-2018.

“Ini forum tertinggi tingkat cabang. Alhamdulillah acara berlangsung lancar tanpa adanya halangan apapun hingga sidang pleno terakhir,” jelasnya kepada HR Online, Senin (18/09/2017).

Dalam forum tersebut, kata ia, pimpinan sidang dari Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Jabar memutuskan Sirojul Muntaha sebagai Ketua Terpilih PMII Kota Banjar masa khidmat 2017-2018 sebagaimana suara terbanyak dari para peserta Konfercab.

“Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi dan tentunya bisa terus menjalankan program sebagaimana kebutuhan organisasi maupun masyarakat,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Ahmad Nursodiq, Ketua Demisioner PMII Kota Banjar, mengatakan, dirinya berharap banyak pada kepengurusan selanjutnya untuk meneruskan program yang selama kepengurusannya belum selesai dikerjakan.

“Atas nama kepengurusan periode 2016-2017, kami mohon maaf apabila banyak kekurangan dan paling penting kepengurusan selanjutnya kami minta untuk lebih baik, lebih maju dan lebih progresif lagi dalam segala bidang,” ungkapnya.

Sementara itu, Sirojul Muntaha, Ketua Terpilih PMII Kota Banjar, menegaskan, tantangan ke depan menurutnya lebih besar untuk PMII. Pasalnya, dinamika di masing-masing kepengurusan baik level cabang, komisariat ataupun rayon sangat beragam. Maka dari itu, ia harap ke depannya berbagai persoalan organisasi bisa diselesaikan dengan cara bertabayyun dari kepengurusan sebelumnya.

“Kita harus banyak belajar dari tiap kepengurusan sebelumnya untuk mempertegas organisasi kita. Pasalnya, tantangan mahasiswa saat ini menurut saya lebih kompleks dan perlu adanya formula baru untuk bisa menjawab tantangan zaman,” katanya.

Hal senada juga diungkapakan Fachrurrizal, Ketua Kaderisasi PKC Jabar. Menurutnya, PMII merupakan salah satu kelompok yang memiliki tugas wajib baik kepada anggota serta kadernya maupun kepada masyarakat, yakni menyebarkan islam yang berlandaskan ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyyah.

“Pada intinya, kader-kader PMII Banjar harus membantu ketua terpilih untuk melaksanakan mandataris organisasi. Kita ingin Jawa Barat menjadi pilot project PMII nasional dalam segala bidang dan tentunya harus dimulai dari Kota Banjar,” tegasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar