Soal Protes Orang Tua Siswa, Begini Kata Komite dan Kepala SMAN 2 Banjarsari Ciamis

13/09/2017 0 Comments
Soal Protes Orang Tua Siswa, Begini Kata Komite dan Kepala SMAN 2 Banjarsari Ciamis

SMAN 2 Banjarsari Kabupaten Ciamis. Foto: Net/Ist

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ketua Komite SMAN 2 Banjarsari Kabupaten Ciamis, Amat Suryadi membantah jika pihaknya dianggap terlalu memaksakan kehendak serta tidak melakukan musyarawah dengan orang tua siswa sebelum melakukan pungutan.

Menurutnya, sebelum tejadinya pungutan dan sebelum hasil keputusan diambil, telah dilakukan rapat sebanyak dua kali. Di antaranya rapat inti dan rapat umum terkait rencana anggaran belanja sekolah yang mana membahas kebutuhan sekolah.

“Yang hadir saat ini saya kira saat rapat dulu mereka tidak hadir. Sehingga, terjadi miskomunikasi seperti ini,” terangnya kepada HR Online.

Baca juga: Pungli di SMAN 2 Banjarsari Ciamis Bebani Orang Tua Siswa

Di lokasi yang sama, Kepala SMAN 2 Banjarsari, Yaya Suhyadi, mengaku pihaknya tidak menyangka bila persoalan tersebut akan berbuah protes dari sebagian orang tua siswa. Ia menyadari dalam pelaksanaan program tersebut pihaknya terlalu tergopoh-gopoh dan mempercayakan sepenuhnya kepada komite sekolah.

“Awalnya saya menduga kegiatan ini akan berjalan sesuai harapan seperti halnya pada program tahun lalu yang tidak ada kendala, apalagi protes seperti saat ini. Kami harap dengan adanya aksi ini ke depan bisa lebih berkesinambungan dengan orang tua siswa,” ujarnya kepada HR Online.

Baca juga: Protes Soal Pungutan Sekolah, Orang Tua Siswa SMAN 2 Banjarsari Ciamis Lakukan Audiensi

Selanjutnya, sambung Yaya, hal tersebut akan menjadi evaluasi pihaknya. Tak hanya itu, pihak sekolah juga menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan selama ini. Menurutnya, kejadian ini semata-mata karena miskomunikasi. Padahal, di awal sudah menjadi hasil musyawarah sebelumnya.

“Bahkan, orang tua siswa telah memberikan sumbangannya sudah mencapai sekitar 80 persen. Tentu hal ini menandakan orang tua siswa tidak keberatan atas hasil keputusan tersebut. Meski begitu, untuk yang belum membayar kami juga tidak akan memberikan penekanan, pemaksaan, apalagi ancaman seperti yang diisukan di luar,” pungkas Yaya. (Suherman/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!