Spanduk Tolak Penebangan Hutan Banyak Dipasang di Langkaplancar Pangandaran

09/09/2017 0 Comments
Spanduk Tolak Penebangan Hutan Banyak Dipasang di Langkaplancar Pangandaran

Salah satu sepanduk penolakan penebangan dan ajakan untuk melestarikan alam yang dipasang Gerakan Masyarakat Parahyangan (Gempar), di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran. Photo: Aceng/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Dengan tetap dilakukannya penebangan hutan oleh pihak Perum Perhutani di petak 99, kini sepanduk bertuliskan penolakan penebangan dan juga ajakan untuk melestarikan alam mulai menyebar di tempat-tempat umum di wilayah Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, seperti di halaman kantor Desa Pangkalan, di depan Kantor Kecamatan Langkaplancar, dan di sejumlah tempat lainnya.

Kordinator lapangan Gerakan Masyarakat Parahyangan (Gempar), Anton Rahanto, mengatakan, dengan terpasangnya sepanduk-sepanduk tersebut diharapkan masyarakat lebih mencintai alam, serta lebih memahami betapa pentingnya memelihara sumber air sebagai sumber kehidupan. Ketika air tak lagi mengalir, maka uang tak akan lagi berarti.

Untuk itu, masyarakat di Kecamatan Langkaplancar dan Cigugur harus melakukan langkah nyata dengan mulai menanami hutan-hutan yang gundul dengan pepohonan, seperti pohon picung, durian dan sebagainya,” kata Anton, kepada HR Online, Jum’at (08/09/2017).

Karena, menurut Anton, dengan melakukan hal tersebut, maka masyarakat akan merasakan manfaatnya nanti, dan tentunya anak cucu kita tidak akan lagi kekurangan air bersih. (Cenk/R3/HR-Online)

Berita Terkait:

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!