SPC Pangandaran Bagikan Air Bersih

16/09/2017
SPC Pangandaran Bagikan Air Bersih

Shooter Poachers Club (SPC) Kabupaten Pangandaran saat menyalurkan air bersih ke warga Pangandaran yang terdampak kemarau. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pangandaran, membuat warga kewalahan untuk mencari sumber air bersih. Hal tersebut akibat sumur mereka mengalami kekeringan sejak kemarau melanda beberapa bulan lalu.

Melihat kondisi tersebut, para anggota Shooter Poachers Club (SPC) Kabupaten Pangandaran tergerak hatinya untuk membantu sebagian warga Pangandaran yang membutuhkan pasokan air bersih dengan membagikan air kepada warga.

Ketua PSC Kabupaten Pangandaran Gede Nugraha melalui Pembina Aiptu Anang Tri Sodikin mengatakan, bahwa bhakti sosial tersebut merupakan salah satu agenda utama SPC Pangandaran sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya saat ini masyarakat yang tengah membutuhkan air bersih.

“Kita kumpulkan anggaran pengadaan air bersih ini dari para anggota SPC dan juga donatur pengusaha Bakmi Jawa. Sementara air bersih yang dibagikan kita beli dari PDAM dan penyalurannya kita mendapatkan bantuan kendaraan tangki dari Pemkab Pangandaran,” ujar Anang kepada Koran HR, Senin (11/09/2017) lalu.

Anang menjelaskan, daerah yang mengalami kekurangan air bersih di Pangandaran berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kalipucang dan Kecamatan Pangandaran. Adapun pembagian air bersih oleh SPC di antaranya di Desa Majingklak dan Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang. Sedangkan di Kecamatan Pangandaran ke Desa Pagergunung sebanyak 5 tangki dibagikan.

“Kita akan terus menyisir beberapa daerah di Pangandaran yang rawan kekeringan dan kekurangan air bersih. Tentu kegiatan ini sesuai kemampuan kita dan kita terus berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat terbantu,” pungkas Anang.

Tarkim, salah satu warga penerima air bersih, mengatakan, dirinya sangat bahagia dengan pembagian air bersih dari SPC Pangandaran yang mana sangat membantu warga seperti dirinya yang saat ini tengah membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Dari pemerintah kita belum mendapatkan bantuan, tapi ini dari SPC sudah datang duluan. Alhamdulillah jadi bisa mengurangi beban kita yang sudah 4 bulan terdampak kemarau. Kami harap pemerintah juga melakukan hal seperti SPC kepada warga yang kekurangan air bersih,” katanya.

Berdasarkan catatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran, dari 93 desa yang ada di Kabupaten Pangandaran, 21 desa di antaranya dipredikisi akan mengalami krisis air bersih. Dari jumlah tersebut, diperkirakan mengancam 10.945 Kepala Keluarga (KK) dengan 32.090 jiwa yang tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Pangandaran. (Ntang/Aceng/R6/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles