Tabrakan Bus vs Truck di Banjar, Satu Penumpang Tangannya Nyaris Putus

Suyatni (40), salah satu penumpang bus yang mengalami luka parah di bagian tangan sebelah kanannya dan hampir putus karena terkena pecahan kaca saat berada di UGD RSUD Kota Banjar. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kota Banjar. Kali ini sebuah bus sarat penumpang malam tadi bertabrakan dengan truck bermuatan besi, Sabtu (2/9/2017). 

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Siliwangi atau tepatnya di Lingkungan Cikadu, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja ini mengakibatkan satu orang penumpang bus mengalami luka sangat parah di bagian tangan sebelah kanan akibat terkena pecahan kaca. 

Kecelakaan ini, bermula ketika bus bernopol Z 7627 TE jurusan Karangpucung-Kalideres yang dikemudikan Nurdin warga Ciamis datang dari arah Timur menuju Barat dengan membawa penumpang sebanyak 34 orang. Namun, ketika sedang menyalip kendaraan yang ada di depannya, dari arah berlawanan muncul truck bermuatan besi bernopol D 8176 VD yang dikemudikan Agus (30) warga Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Lantaran jarak terlalu dekat, hingga akhirnya tabrakan pun tidak dapat dihindarkan. 

“Ini akibat sopir bus ugal-ugalan hingga akhirnya terjadi kecelakaan,” ujar Sendi (37) salah satu penumpang bus yang akan hendak ke Jakarta. 

Akibat kecelakaan ini, salah satu penumpang Bus bernama Suyatni (40) warga Majenang Kabupaten Cilacap tangan sebelah kanannya luka parah dan hampir putus karena terkena pecahan kaca. Selain itu, beberapa penumpang lainnya pun mengalami luka-luka, terutama di bagian kepala. Penumpang yang mengalami luka parah dan ringan, langsung dilarikan ke UGD RSUD Kota Banjar. 

Dari kecelakaan ini, kondisi bus mengalami kerusakan pecah kaca di bagian kanan belakang. Sementara truck mengalami kerusakan di bagian karoseri dan spion sebelah kanan. 

Kasus kecelakaan lalu lintas ini kini ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Kota Banjar. (Hermanto/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar