Tahun Baru Islam, MIN 4 Pangandaran Gelar Sunatan Siswa yang Terpisah dari Orang Tua

Brenden, siswa kelas 5 MIN Pangandaran saat akan disunat. Foto: Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka memeriahkan tahun baru islam 1439 H/2017 M, MIN 4 Pangandaran di Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar menggelar sunatan terhadap salah satu anak yang terpisah dari orang tuanya.

Kepala Sekolah MIN 4 Pangandaran, Tatang, mengatakan, salah satu siswanya yang bernama Brenden Sebastian kelas 5 ditinggal kedua orang tuanya lantaran sudah berpisah, ayahnya ke Jakarta dan ibunya ke Surabaya.

“Awalnya Brenden menyampaikan keinginan untuk disunat kepada masyarakat. Namun karena orang tuanya berpisah, informasi keinginannya sampai ke kami. Dan saat itulah dari sekolah berinisiatif menyunat Brenden secara gratis dan biaya ditanggung sekolah,” katanya kepada HR Online, Rabu (20/09/2017).

Sementara itu, juru sunat yang juga Kepala Puskesmas Langkaplancar, Yana Taryana, mengaku bangga dengan apa yang dilakukan pihak sekolah. Bahkan, ia juga turut membantu proses sunatan Branden yang memang terpisah dari orang tuanya.

“Biasanya kalau sunatan ada pihak keluarga, lah ini tidak ada. Tentunya ini adalah tanggungjawab kita semua dan semampunya kita bantu,” tegasnya.

Dari pantauan HR Online, disunatnya Branden menjadi perhatian dari warga masyarakat sekitar. Bahkan, tak sedikit warga yang mengikuti proses tersebut tampak menangis lantaran siswa tersebut disunat tanpa adanya keluarga yang mendampingi. (Aceng/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA