Tinjau Proyek RTH di Pangandaran, Wowo; Sudah Sesuai Perencanaan

Komisi III DPRD Pangandaran saat meninjau RTH di Kecamatan Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Anggota Komisi III DPRD Pangandaran melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Pangandaran.

Dalam pengawasannya, hadir 8 anggota Komisi III DPRD yang didampingi Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, konsultan pengawas serta pelaksana pekerjaan.

Wowo Kustiwa, Ketua Komisi III DPRD Pangandaran, mengatakan, selain melakukan pengawasan terhadap proyek tersebut, pihaknya juga memantau hasil pekerjaan infrastruktur di wilayah Kecamatan Pangandaran yang mana pekerjaan RTH terletak di tiga titik, Taman depan Pasar Pananjung, Lapang Merdeka, dan Bundaran sebelum pintu masuk Tol Gate Pangandaran.

“Kita lakukan pengawasan pekerjaan RTH apakah sudah sesuai spek atau belum. Terus waktu pelaksanaan pekerjaannya sampai kapan dan sesuai target perencanaan apa tidak. Sebab, pekerjaan RTH ini harus benar-benar kita pantau supaya sesuai dengan perencanaannya,” jelas Wowo, Rabu (13/09/2017).

Setelah melihat hasil pekerjaan tersebut, Wowo menilai pekrjaan di tiga titik tersebut sudah sesuai dengan perencanaan. Hanya saja, ia menilai perlu adanya perbaikan seperti halnya pohon yang kondisinya layu dan perlu terus dilakukan pemeliharaan.

“Di sini pentingnya pemeliharaan. Kaitannya dengan taman, tumbuhan dan pohon hias harus tekun dalam pemeliharaannya,” pungkas Wowo.

Konsultan Pengawas CV. Multi Tech, Tantan Tarigandara, mengatakan, pelaksanaan pekerjaan semuanya sudah sesuai perencanaan. Namun pekerjaan fisiknya perlu diselesaikan terlebih dahulu dan selanjutnya finishing seperti penanaman tanaman penunjangnya.

“Taman Bougenvile atau kembang kertas sedang dipersiapkan. Kurang lebih ada 18 item jenis tanaman yang digunakan. Tempat sampah juga sudah ditempatkan serta resapan air sudah maksimal,” kata Tantan.

Tantan menyarankan, jika pekerjaan sudah dikerjakan, tinggal dinas terkait harus melakukan pemeliharaan serta perawatan yang rutin. “Kalau sudah selesai dibangun sayang kalo nanti rusak kembali. Maka untuk taman di RTH penyiramannya harus rutin,” pungkas Tantan. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar