Tips Aman Mengatasi Duri Ikan Tersangkut di Tenggorokan

Tips Aman Mengatasi Duri Ikan Tersangkut di Tenggorokan

Ilustrasi. Foto : net/ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-

Sangat menjengkelkan dan mengganggu saat sedang nikmat-nikmatnya makan ikan, mendadak duri ikan tersangkut di tenggorokan. Sontak tenggorokan akan sakit ketika minum dan menelan makanan.

Jika Anda mengalami kejadian seperti itu, secepatnya melakukan tindakan. Pasalnya, jika dibiarkan maka bisa mengakibatkan iritasi dan bengkak di sekitar tenggorokan.

Akan tetapi, tindakan mengatasi duri yang tersangkut di tenggorokan tidak dengan sembarangan. Karena, jika salah menanganinya maka bukannya menyelesaikan masalah namun malah rasa sakit di tenggorokan akan bertambah parah.

Berikut ini tips untuk mengatasinya, seperti dikutip dari berbagai sumber.

# Batuk

Tindakan pertama mengeluarkan duri ikan yang ada di tenggorokan bisa dengan batuk. Dari beberapa kasus, cara batuk yang kencang umumnya berhasil.

# Minum

Cara kedua dengan minum satu gelas air hangat. Lebih efektif dengan dicampur sejumput garam ke dalam gelas tersebut. Apabila duri ikannya kecil, maka duri ikan akan tertelan saat minum air yang dicampur dengan garam  .

# Makan sekepal nasi

Tips selanjutnya bisa dengan memakan sekepal nasi hangat namun tidak dikunyah alias langsung ditelan. Nasi hangat ini dibuat bola-bola kecil, kemudian ditelan namun jangan lupa sediakan air minum hangat untuk membantu atau mendorong nasi agar bisa ditelan.

# Makan pisang

Sama seperti cara di atas, siapkan pisang yang sudah matang kemudian potong pisang tersebut berukuran sedang jangan terlalu besar. Jika pisang sudah ditelan cepatlah minum air hangat.

# Jangan memakai jari tangan

Langkah mengeluarkan duri ikan dengan memakai jari tangan sebaiknya dihindari. Pasalnya, jari tangan yang masuk ke dalam tenggorokan akan menambah parah yaitu infeksi, apalagi jari tangan yang masuk ternyata tidak bersih.

# Periksa ke dokter

Nah jika cara di atas tidak berhasil sebaiknya Anda bergegas pergi ke dokter, kalau bisa ke dokter THT. (Adi/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles