Warga Resah, Tangkap Ikan dengan Potas Masih Marak di Pangandaran

30/09/2017
Warga Resah, Tangkap Ikan dengan Potas Masih Marak di Pangandaran

Warga yang diketahi tengah menangkap ikan menggunakan potas atau racun ikan di sungai. Foto: Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Masyarakat Kecamatan Cigugur dan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran diresahkan adanya penangkapan ikan di sungai menggunakan potas atau racun ikan. Pasalnya, sungai-sungai yang ada di wilayah dua kecamatan tersebut banyak yang mengalir ke kolam ikan warga.

Budi, salah satu warga Cigugur, mengatakan, dirinya merasa resah dengan adanya penangkapan ikan menggunakan potas akhir-akhir ini di sungai yang ada di wilayahnya. Selain membahayakan masyarakat yang biasa menggunakan airnya untuk memasak, juga kegiatan yang dilarang pemerintah tersebut dapat merusak ekosistem ataupun habibat ikan di sungai.

“Kita harap semua masyarakat harus sadar dampak buruk dari cara penangkapan ikan secara instan ini. Bukan hanya berdampak pada habitat ikan, masyarakat juga terancam. Apalagi ikan yang ditangkap menggunakan racun itu tidak baik untuk kesehatan,” jelasanya kepada Koran HR, Selasa (26/09/2017) lalu.

Selain mengajak kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian ikan di sungai dengan cara penangkapannya yang dianjurkan pemerintah, Budi mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup Pangandaran terus melakukan penyadaran kepada masyarakat soal bahaya penggunaan potas.

“Khawatirnya, kegiatan meracun ikan agar dapat lebih banyak dan cepat yang dilakukan oleh masyarakat itu karena ketidaktahuan. Makanya perlu adanya pemberian wawasan oleh pemerintah,” tegasnya.

Sementara itu, Dadan, salah satu tokoh masyarakat Kecamatan Langkaplancar, mengaku sudah sejak lama mengusulkan kepada Pemerintah Desa untuk segera membuat Perdes tentang Larangan Menangkap Ikan Menggunakan Racun. Namun, hingga saat ini belum juga ada yang direalisasikan.

“Selalu saja ketika saya tanyakan sedang dalam proses. Padahal, ini jelas mendesak dan perlu penanganan yang serius agar alam kita terjaga, termasuk kesehatan kita,” ujarnya. (Aceng/R6/Koran HR)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles