129 Mahasiswa STAIMA Banjar Diwisuda

22/10/2017 0 Comments
129 Mahasiswa STAIMA Banjar Diwisuda

Wisuda angkatan ke XIII STAIMA Kota Banjar yang berlangsung di halaman kampus. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka Milad XXIII, Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Huda Al Azhar (STAIMA) Kota Banjar mewisuda sebanyak 129 mahasiswa yang terdiri dari Jurusan Tarbiyah prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Syariah prodi Ahwalus Syakhsiyyah (AS) angkatan XIII yang berlangsung di halaman kampus, Minggu (22/10/2017).

Ketua STAIMA Banjar, KH. Mucharir Abdurrohim, menjelaskan, 129 mahasiswa yang diwisuda itu terdiri dari 125 mahasiswa untuk jurusan Tarbiyah PAI dan 4 mahasiswa untuk jurusan Syariah AS. Dari jumlah lulusan baru perguruan tinggi yang berbasis pesantren di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo, ia meminta kepada para wisudawan dan wisudawati untuk senantiasa mengamalkan ilmu yang didapat kepada masyarakat, terutama menyiarkan ajaran islam ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyyah.

“Semua lulusan STAIMA harus mampu menjadi garda terdepan dalam membawa masyarakat ke arah yang lebih baik, terutama membentengi ideologi Pancasila dari paham-paham lain yang bisa memecah belah keutuhan NKRI,” tegasnya dalam sambutan.

Selain itu, STAIMA terus melakukan pembenahan di berbagai bidang, baik secara fisik maupun pengelolaan demi mewujudkan kampus yang mampu menelurkan lulusan yang bisa bersaing dengan lulusan dari kampus lain yang ada di Indonesia. Saat ini, STAIMA telah membuka dua prodi dari jurusan Syariah dan Tarbiyah, yakni prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Ekonomi Syariah.

“Kita secara perlahan terus melakukan pengembangan kampus dengan membuka jurusan maupun prodi sesuai peluang yang ada saat ini. Tidak menutup kemungkinan kita terus menambah jurusan dan prodi yang mana sudah ditunjang oleh civitas akademika yang sudah sesuai standar perguruan tinggi,” imbuhnya.

Sementara Ketua Yayasan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo, KH. Munawir Abdurrohim, menyebutkan bahwa STAIMA memberikan keringanan kepada mahasiswa yang berprestasi, khususnya mereka yang hafal Al Qur’an.

“Fasilitas asrama di pesantren bagi mereka yang datang jauh jelas kita sediakan, apalagi beasiswa untuk mereka yang berprestasi di bidang agama, hafal Al Qur’an. Bahkan, kita rekomendasikan mereka untuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dengan syarat tersebut. Hal ini tiada lain untuk mencetak generasi yang islami, berpengetahuan luas dan mampu bersaing di era globalisasi ini. Mudah-mudahan lulusan STAIMA mampu menjawab berbagai persoalan dengan ilmu yang didapatkan dari kampus,” harapnya.

Agus Eka Sumpana, Asda II Pemkot Banjar yang mewakili Walikota, menyatakan pihaknya optimis dengan keberadaan STAIMA di Kota Banjar dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat. Hal itu berkaitan dengan berbagai jurusan serta prodi yang ada di STAIMA.

“Kebutuhan masyarakat semakin kompleks. Dengan adanya lulusan STAIMA seperti halnya dari Ekonomi Syariah, kita bisa meminimalisir praktik riba yang sudah mengakar di lapisan masyarakat. Hadirnya ekonomi syariah, tentu sudah bisa dibuktikan melalui penelitian mampu mempersempit hal-hal yang tidak dianjurkan dalam agama. Apalagi STAIMA sudah sangat jelas sebuah perguruan tinggi islam yang secara ajaran menganut ahlussunnah wal jama’ah an-nahdliyyah. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih maju lagi,” katanya.

Nasihudin, Perwakilan Kopertais wilayah II Jabar Banten, menuturkan, keberadaan mahasiswa saat ini sangat ditunggu sekali kiprahnya di tengah-tengah masyarakat, terutama kemampuan yang dimilikinya dalam menghadapi berbagai persoalan. Bukan hanya sekedar nilai akademik, namun kemampuan untuk melakukan komunikasi yang baik untuk menyelesaikan persoalan juga sangat besar pengaruhnya terhadap masyarakat.

“Saya harap para lulusan STAIMA tidak cukup hingga S1 saja, akan tetapi harus melanjutkan lagi untuk memperdalam pengetahuan. Bila tidak, mereka harus berkontribusi langsung ke masyarakat dengan berbagai kemampuan yang dimilikinya,” kata Nasihudin. (Muhafid/R6/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!